Pages

Selasa, 19 Mei 2020

Gadis Ini Mendapat Serangan Rasialis Oleh Penduduk Gurugram, India



Seorang gadis berusia 20 tahun asal negara bagian Manipur, India mendapat serangan rasialis oleh beberapa penduduk setempat di Gurugram, India hanya karena melewati daerah tersebut. Dilansir Gulf News, gadis itu bernama Chong Hoi Misao. Sebelum dia dipukuli dengan tongkat dan dipanggil dengan sebutan 'Corona'. Misao menderita luka memar akibat pemukulan yang dialaminya. Diketahui, Orang-orang dari wilayah timur laut India kerap dijadikan sasaran rasialis.

Menurut kawannya yang bernama Joel, Misao melewati daerah itu untuk berjumpa dengan seorang teman dan makan siang. "Ketika kembali, dia dihentikan oleh seorang wanita tua, yang dengan kasar menghalangi jalannya dan menyatakan bahwa (jalan) itu adalah milik pribadi. Dia melecehkannya dengan nada rasial yang menghalangi dia untuk melewati jalan di depan rumahnya," kata Joel.

Pasca pertengkaran itu, semua anggota keluarga wanita tua itu termasuk menantu perempuan dan putranya maju dan mulai memukuli Misao dengan tongkat. Kepala Misao bahkan terkena pukulan dan membuatnya jatuh pingsan. Dia kemudian diselamatkan oleh beberapa warga setempat yang memanggil polisi.

Diminta damai Ketika perkara itu sampai ke polisi, Misao lebih merasa kecewa. Pasalnya, alih-alih menangani kasusnya dengan serius, pihak kepolisian malah mengatakan pada Misao untuk berkompromi. Misao yang tertekan kemudian meminta bantuan dari Pusat Dukungan & Bantuan Timur Laut (NESCH). Anggotanya tiba di tempat kejadian sekitar pukul 8:30 malam. Anggota NESCH kemudian segera membawa Misao ke perawatan medis dan seorang pejabat polisi wanita mengambil pernyataannya dan mengajukan Laporan Informasi Pertama.

Dalam laporan itu berkenaan dengan beberapa pasal dari KUHP India di antaranya, bagian 323, (yang dimaksudkan untuk menghukum orang-orang yang menyebabkan kerugian secara sengaja). Bagian 34 (untuk tindak pidana yang dilakukan oleh beberapa orang dengan niat bersama). Dan dan 341 (untuk pengekangan yang melanggar Undang Undang). Selepas itu, Misao masih dalam perawatan medis dan menunggu hasil CT Scan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar