Awal tahun ini, dunia mengucapkan selamat tinggal kepada legenda F1, Sir Stirling Moss, yang meninggal pada usia 90 tahun. Untuk memberi penghormatan kepada Moss, sebuah prototipe Maserati MC20 mendatang akan dibungkus dalam sebuah livery khusus.

Maserati mengatakan desain itu terinspirasi oleh mobil balap Eldorado, yang memulai debutnya di Monza pada tahun 1958 yang dikemudikan oleh Moss dalam event "Trofeo dei due Mondi."
Bahkan tanggal pengungkapan untuk penghormatan ini, 13 Mei, didedikasikan untuk Sir Stirling Moss. Pada tanggal 13 Mei 1956, dibalik kemudi Maserati 250F, Moss memenangkan Grand Prix F1 Monaco, memimpin balapan dari start hingga finish. Kemenangan Monaco ini dianggap sebagai salah satu balapan terakhirnya.
Dengan prototipe MC20 baru ini, Maserati ingin memperingati salah satu nama terhebat di motorsport dengan memasukkan "tanda tangan" Moss di bagian belakang mobil.
Maserati yakin bahwa Moss akan menyukai MC20, karena mobil ini membawa merk Trident tersebut kembali ke akar balapnya, yang terakhir dieksplorasi pada 2010 dengan MC12. (carbuzz 14/5/2020)




Maserati mengatakan desain itu terinspirasi oleh mobil balap Eldorado, yang memulai debutnya di Monza pada tahun 1958 yang dikemudikan oleh Moss dalam event "Trofeo dei due Mondi."
Bahkan tanggal pengungkapan untuk penghormatan ini, 13 Mei, didedikasikan untuk Sir Stirling Moss. Pada tanggal 13 Mei 1956, dibalik kemudi Maserati 250F, Moss memenangkan Grand Prix F1 Monaco, memimpin balapan dari start hingga finish. Kemenangan Monaco ini dianggap sebagai salah satu balapan terakhirnya.
Dengan prototipe MC20 baru ini, Maserati ingin memperingati salah satu nama terhebat di motorsport dengan memasukkan "tanda tangan" Moss di bagian belakang mobil.
Maserati yakin bahwa Moss akan menyukai MC20, karena mobil ini membawa merk Trident tersebut kembali ke akar balapnya, yang terakhir dieksplorasi pada 2010 dengan MC12. (carbuzz 14/5/2020)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar