Kejadian ini terjadi di Kendal, Jawa Tengah. Sebanyak Lima orang yang tewas meninggal dunia setelah kereta api menabrak dirinya.
Kapolsek Pegandon, AKP Asri, mengatakan warga yang berada dilokasi sudah memperingatkan untuk tidak melintas, namun mereka tetap melintas. Peristiwa terjadi sekitar pukul 01.40 WIB. Sepeda motor pertama adalah Honda Vega bernomor polisi H 5323 UH dan Honda Vario H 4782 AHD. Satu sepeda motor dinaiki 2 orang, satunya lagi 3 orang.

"Mereka berboncengan mau melintas dari arah utara ke selatan. Palang sudah ditutup kemudian melintas kereta api dari arah Barat ke Timur di rel sisi Utara." kata Asri saat
Korban adalah Nur Faudil Adha (18), Ali ( 18 ) , Sodikin (27), Budi (28), keempatnya warga desa Puguh Pegandon, dan Son Haji (38) warga desa Triharjo Gemuh.
Humas PT KAI Daop IV Semarang, Edy Koeswoyo juga sudah menerima informasi tersebut dan membenarkan korban menerobos palang pintu yang juga dijaga petugas.
"2 sepeda motor menerobos pintu perlintasan," kata Edy.
Kapolsek Pegandon, AKP Asri, mengatakan warga yang berada dilokasi sudah memperingatkan untuk tidak melintas, namun mereka tetap melintas. Peristiwa terjadi sekitar pukul 01.40 WIB. Sepeda motor pertama adalah Honda Vega bernomor polisi H 5323 UH dan Honda Vario H 4782 AHD. Satu sepeda motor dinaiki 2 orang, satunya lagi 3 orang.
"Mereka berboncengan mau melintas dari arah utara ke selatan. Palang sudah ditutup kemudian melintas kereta api dari arah Barat ke Timur di rel sisi Utara." kata Asri saat
Korban adalah Nur Faudil Adha (18), Ali ( 18 ) , Sodikin (27), Budi (28), keempatnya warga desa Puguh Pegandon, dan Son Haji (38) warga desa Triharjo Gemuh.
Humas PT KAI Daop IV Semarang, Edy Koeswoyo juga sudah menerima informasi tersebut dan membenarkan korban menerobos palang pintu yang juga dijaga petugas.
"2 sepeda motor menerobos pintu perlintasan," kata Edy.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar