12 Tahun Berlalu, Pria Taiwan Serahkan Diri Ke Polisi Bawa Mayat
Seorang pria asal Taiwan bernama Lin menyerahkan diri ke kantor polisi dengan membawa kantong sampah hitam yang berisi jasad putrinya ke markas polisi Sanmin, Taiwan, dengan ditemani ibunya.
Dilansir dari Daily Mirror, Lin membunuh putrinya yang masih berusia satu bulan secara tidak sengaja pada 2005. Lin mengaku, saat itu dia dalam kondisi marah memukul sang anak lantaran terus menangis meski coba ditenangkan dengan sebotol susu.
Lin yang saat itu panik, menyimpan mayat putrinya dalam ember untuk mencuci, dan membungkusnya dengan menggunakan kantong sampah. Kemudian dia menempatkan jenazah putrinya di bawah ranjang. Kepada sang istri, Kuo (38), Lin mengatakan, anak mereka dibawa ibunya dengan paksa.
Momen itu terlupakan selama delapan tahun, sebelum Lin mengakui perbuatannya dan menunjukkan jasad sang anak yang selama ini berada di bawah ranjang mereka. Pasangan itu pun akhirnya bercerai pada 2015, atau dua tahun setelah mereka mendapatkan anak lagi.
Lin pun menjadi pekerja lepas, dan berkelana dari kota ke kota sembari membawa jasad anaknya yang tetap terbungkus rapi di dalam kantong plastik hitam itu. Akhirnya, Lin yang merasa berdosa atas perbuatannya menyerahkan diri ke polisi setelah membaca berita tentang orangtua di Taiwan yang menghabisi nyawa anaknya sendiri.
















0 komentar: