Mitsubishi Akan Hadirkan Mobil Tanpa Spion Di Jepang Tahun 2019
Mitsubishi berada di tengah perombakan besar-besaran, yang mencakup penambahan crossover yang stylish dan berteknologi tinggi ke jajarannya.


Tahun lalu, produsen mobil tersebut juga mengungkapkan rencana untuk mengungkap 6 mobil baru pada tahun 2020. Itu adalah tujuan yang ambisius, namun Mitsubishi juga mendapat beberapa teknologi untuk digunakan pada kendaraan tersebut, termasuk kamera yang dapat menggantikan spion tradisional.
Mitsubishi mengumumkan telah mengembangkan teknologi kamera dengan performa tertinggi di industri otomotif. Mitsubishi mengklaim kameranya bisa mendeteksi benda yang berjarak sekitar 100 meter. Teknologi yang berbasis pada kecerdasan buatan tersebut diharapkan dapat mengurangi jumlah kecelakaan di jalan, terutama yang terjadi saat berpindah jalur.
Meski mengganti spion normal dengan kamera terdengar akan sangat mengerikan, sistem ini memiliki model pengenal visual yang memungkinkannya menirukan perilaku visual manusia untuk fokus pada area tertentu di dalam bidang pandang. Sistem ini juga bisa membedakan antara mobil, sepeda motor, dan pejalan kaki.
Dibandingkan dengan beberapa kamera yang ditemukan di kendaraan saat ini, teknologi Mitsubishi memperluas jarak deteksi objek maksimum dari 30 sampai 100 meter. Keakuratan deteksi objek juga meningkat dari 14 menjadi 81 persen. Mitsubishi berencana untuk menempatkan teknologinya ke kendaraan di Jepang pada 2019. Akan tetapi, mereka telah berlatih dengan konsep CA-MiEV yang diluncurkan pada tahun 2013.
Langkah untuk menghilangkan spion dari kendaraan ini dipicu oleh keputusan yang dibuat Jepang pada tahun 2016. Negara ini menjadi salah satu yang pertama mengizinkan penggunaan kamera untuk menggantikan spion konvensional.
Mitsubishi sendiri bukan satu-satunya produsen mobil yang melihat kendaraan tanpa spion, karena BMW meluncurkan i8 Mirrorless Concept di CES 2016. 2 tahun lalu, produsen mobil tersebut mengklaim akan mencoba menggunakan teknologi tanpa spion pada kendaraannya pada tahun 2019. (carscoops 22/1/2018)




Tahun lalu, produsen mobil tersebut juga mengungkapkan rencana untuk mengungkap 6 mobil baru pada tahun 2020. Itu adalah tujuan yang ambisius, namun Mitsubishi juga mendapat beberapa teknologi untuk digunakan pada kendaraan tersebut, termasuk kamera yang dapat menggantikan spion tradisional.
Mitsubishi mengumumkan telah mengembangkan teknologi kamera dengan performa tertinggi di industri otomotif. Mitsubishi mengklaim kameranya bisa mendeteksi benda yang berjarak sekitar 100 meter. Teknologi yang berbasis pada kecerdasan buatan tersebut diharapkan dapat mengurangi jumlah kecelakaan di jalan, terutama yang terjadi saat berpindah jalur.
Meski mengganti spion normal dengan kamera terdengar akan sangat mengerikan, sistem ini memiliki model pengenal visual yang memungkinkannya menirukan perilaku visual manusia untuk fokus pada area tertentu di dalam bidang pandang. Sistem ini juga bisa membedakan antara mobil, sepeda motor, dan pejalan kaki.
Dibandingkan dengan beberapa kamera yang ditemukan di kendaraan saat ini, teknologi Mitsubishi memperluas jarak deteksi objek maksimum dari 30 sampai 100 meter. Keakuratan deteksi objek juga meningkat dari 14 menjadi 81 persen. Mitsubishi berencana untuk menempatkan teknologinya ke kendaraan di Jepang pada 2019. Akan tetapi, mereka telah berlatih dengan konsep CA-MiEV yang diluncurkan pada tahun 2013.
Langkah untuk menghilangkan spion dari kendaraan ini dipicu oleh keputusan yang dibuat Jepang pada tahun 2016. Negara ini menjadi salah satu yang pertama mengizinkan penggunaan kamera untuk menggantikan spion konvensional.
Mitsubishi sendiri bukan satu-satunya produsen mobil yang melihat kendaraan tanpa spion, karena BMW meluncurkan i8 Mirrorless Concept di CES 2016. 2 tahun lalu, produsen mobil tersebut mengklaim akan mencoba menggunakan teknologi tanpa spion pada kendaraannya pada tahun 2019. (carscoops 22/1/2018)


















0 komentar: