Pages

Sabtu, 20 Januari 2018

Soal Ujian Di China Tuai Kontroversi Berupa 'Nama Guru Yang Ngajar'



Sebuah Akademi Kejuruan Budaya dan Komunikasi di Sichuan, sebelah barat daya China membuat pertanyaan yang tidak biasa dalam ujian akhir dengan mengajukan pertanyaan mengenai nama guru yang mengajar.

Para murid diberi foto tujuh orang dan diminta untuk memilih yang mana guru mereka dan menuliskan namanya. Murid menjawab benar tidak mendapat nilai tambahan, namun murid yang salah menjawab atau tidak menjawab akan mendapat sanksi berat, seperti pengurangan 41 angka dari total nilai ujian yang diperoleh. Angka yang dikurangi itu mencapai sekitar 30 persen dari nilai total ujian.

Salah seorang guru di akademi, Hu Teng, mengatakan untuk pertama kalinya soal ujian seperti itu dimasukkan ke dalam ujian sekolah.

"Tujuan awalnya adalah untuk mengkaji sikap umum murid terhadap proses belajar. Jika mereka tidak bisa mengingat nama gurunya, maka jelas mereka sama sekali tidak tertarik dengan pelajarannya," katanya.

Beberapa pengguna media sosial Weibo berpendapat pertanyaan itu tidak bermutu, kendati mereka tidak tahu atau tidak bisa menulis karakter dari nama gurunya. Namun, beberapa mendukung kebijakan tersebut dengan menganggap bahwa nama seseorang adalah penghormatan yang mendasar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar