Tertabrak Kereta, Pengungsi Irak Ini Kehilangan Kedua Kakinya
Aram Sabah Xalid, atau yang dipanggil Alan, pengungsi asal Kurdistan, Irak ini tertabrak kereta di daerah Grande-Synthe di dekat Dunkirk, Perancis saat akan melintasi perbatasan Inggris dari utara Perancis. Akibatnya, Alan mengalami luka parah di kedua kakinya dan harus menjalani operasi amputasi setelah dibawa ke rumah sakit di Lille, Perancis.
Dilansir dari The Independent, selama di kamp pengungsi di Dunkirk, Alan dikenal sebagai pribadi yang baik dan ramah. Dia bekerja sebagai juru masak di kamp dan kerap membantu orang lain yang membutuhkan. Alan tinggal di pengungsian bersama sang istri selama bertahun-tahun sembari menanti putusan pengajuan suaka ke Perancis. Namun pada akhirnya pengajuannya ditolak.
Annie Gavrilescu dari organisasi relawan, Help Refugees, mengatakan pada The Independent, semakin tingginya keputusasaan dari para pengungsi ditambah cuaca dingin selama berbulan-bulan semakin mendorong mereka untuk melakukan hal berbahaya dan tidak rasional.
















0 komentar: