Bertengkar Dengan Ortu,Gadis 12 Tahun Di China Putuskan Kawin Lari
Bertengkar dengan orangtuanya, seorang gadis berusia 12 tahun bernama Xiao Zhang di Dazhou, Sichuan, China memutuskan untuk kawin lari dengan kekasihnya berumur 15 tahun yang dikenalnya saat bermain video game. Dilansir dari Asia One, Xiao Zhang memutuskan untuk menemui Xiao Lei, yang diketahui tinggal di Taiyuan, Shanxi.
Xiao Lei berinisiatif untuk menjemput Xiao Zhang dengan kereta di Dazhou, sebelum mereka kembali bersama ke Taiyuan. Ayah Zhang yang melihat putrinya tidak ada di rumah langsung menelepon polisi kereta untuk mengecek anaknya ada di sana.
Pasangan itu pun ditemukan oleh polisi. Xiao Lei mengungkapkan, mereka bertemu dalam sebuah video game beberapa bulan lalu, dan menjalin hubungan secara daring. Karena bertengkar dengan orangtuanya, Xiao Zhang mengaku ingin kawin lari dan menemui Xiao Lei.
Xiao Lei kemudian mencoba meyakinkan polisi bahwa dia bisa memberikan nafkah karena punya pendapatan 1.800 yuan (Rp 3,5 juta) per bulan. Remaja 15 tahun itu kemudian mengatakan, dia mencoba menyewakan tempatnya nanti, dengan Xiao Zhang tinggal bermain ponsel saja. Namun, penjelasan itu nampaknya tidak meyakinkan penegak hukum. Jadi, polisi memutuskan untuk mengembalikan Xiao Zhang ke orangtuanya.
Xiao Lei berinisiatif untuk menjemput Xiao Zhang dengan kereta di Dazhou, sebelum mereka kembali bersama ke Taiyuan. Ayah Zhang yang melihat putrinya tidak ada di rumah langsung menelepon polisi kereta untuk mengecek anaknya ada di sana.
Pasangan itu pun ditemukan oleh polisi. Xiao Lei mengungkapkan, mereka bertemu dalam sebuah video game beberapa bulan lalu, dan menjalin hubungan secara daring. Karena bertengkar dengan orangtuanya, Xiao Zhang mengaku ingin kawin lari dan menemui Xiao Lei.
Xiao Lei kemudian mencoba meyakinkan polisi bahwa dia bisa memberikan nafkah karena punya pendapatan 1.800 yuan (Rp 3,5 juta) per bulan. Remaja 15 tahun itu kemudian mengatakan, dia mencoba menyewakan tempatnya nanti, dengan Xiao Zhang tinggal bermain ponsel saja. Namun, penjelasan itu nampaknya tidak meyakinkan penegak hukum. Jadi, polisi memutuskan untuk mengembalikan Xiao Zhang ke orangtuanya.
















0 komentar: