Pages

Kamis, 23 Juli 2020

Pria Ukraina Ini Sandera Penumpang Bus & Ajukan Permintaan Absurd

Dengan mengenakan rompi peledak, seorang pria di Ukraina yang diidentifikasi bernama Maksym Kryvosh membajak bus dan menyandera 13 penumpang di kota Lutsk. Dilansir dari Daily Mirror, anak-anak dan ibu hamil masuk ke dalam daftar sandera. Dalam pernyataan yang diunggah di media sosialnya, Kryvosh menuturkan bahwa dia sudah mempersenjatai diri dengan granat dan dua bom. Selain itu, dia mengklaim ada satu rekannya yang "berbaur di kerumunan".

Setelah itu dia mulai mengajukan permintaan yang dianggap "absurd". Salah satunya adalah meminta agar masyarakat menonton Earthlings, film produksi Hollywood pada 2005 yang menceritakan tentang hak binatang. Presiden Volodymyr Zelensky, seperti diutarakan oleh juru bicaranya Yuliya Mendel, langsung melakukan negosiasi dengan pelaku pembajakan bus. Berkat intervensi langsung yang dilakukan oleh presiden, Kryvosh dilaporkan langsung melepaskan tiga penumpang bus yang dia sandera. Setelah itu dia mengunggah sebuah status di Facebook dalam bahasa Rusia.

"Semuanya, tontonlah film 2005 bernama Earthlings." Film yang dinarasikan oleh bintang Hollywood Joaquin Phoenix itu mengisahkan industri utama dunia yang masih bergantung pada hewan. Selain itu dia juga meminta agar ketua pengadilan, para menteri, jaksa, hingga anggota parlemen merekam pernyataan bahwa mereka teroris.

Akhirnya, pengepungan berakhir setelah Menteri Dalam Negeri Arsen Avakov berkicau "Lutsk. Semuanya baik-baik saja" dengan 10 penumpang tersisa dibebaskan. Tak lama setelah Avakov mengumumkan keberhasilan tersebut, Zelensky langsung menghapus statusnya. Adapun Kryvosh tertangkap dengan fotonya berbaring. Wakil Menteri Luar Negeri Ukraina, Anton Herashchenko, menegaskan bahwa insiden beberapa jam di Lutsk itu akan diperlakukan sebagai terorisme.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar