Perusahaan Jepang Lakukan Eksperimen Perlihatkan Transmisi Virus
Sebuah perusahaan di Jepang melakukan eksperimen yang menggambarkan seperti apa transmisi virus di sebuah restoran prasmanan (buffet). Dikisahkan ada satu orang yang tangannya diberi cat neon sebagai perumpamaan virus. Cat neon ini hanya bisa dilihat dalam gelap. Saat eksperimen berlangsung, lampu restoran nyala seperti biasa sehingga pembawa virus dan orang-orang di sekitar tak tahu dimana saja virus akan menempel. Orang ini lalu melakukan aktivitas di restoran seperti biasa.
Sang pembawa virus antri mengambil menu prasmanan, menyentuh peralatan makan seperti piring, sendok saji, penjepit makanan, hingga berbagai alat makan di mejanya. Ia juga berbincang dalam jarak dekat dengan orang-orang di sekitar. Setelah 30 menit berlalu, lampu di restoran sengaja dimatikan. Dengan lampu khusus dalam gelap, orang-orang bisa melihat jejak cat neon yang awalnya hanya di tangan pembawa virus saja. Namun, menjadi menyebar dibeberapa tempat.
Sang pembawa virus antri mengambil menu prasmanan, menyentuh peralatan makan seperti piring, sendok saji, penjepit makanan, hingga berbagai alat makan di mejanya. Ia juga berbincang dalam jarak dekat dengan orang-orang di sekitar. Setelah 30 menit berlalu, lampu di restoran sengaja dimatikan. Dengan lampu khusus dalam gelap, orang-orang bisa melihat jejak cat neon yang awalnya hanya di tangan pembawa virus saja. Namun, menjadi menyebar dibeberapa tempat.
















0 komentar: