Facebook Twitter RSS
banner

Latest News

Pentingnya Pemakaian Sabuk Pengaman Bagi Seluruh Penumpang

Dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) pasal 106 ayat 2 yang berbunyi "Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor beroda empat atau lebih di Jalan dan penumpang yang duduk di sampingnya wajib mengenakan sabuk keselamatan".

Sepertinya isi pasal tersebut harus ditambahkan kata "serta penumpang yang duduk di belakangnya", sehingga kejadian yang menimpa 1 (satu) orang penumpang dalam rekaman video kecelakaan tersebut tidak akan terjadi.

Tampak dari rekaman video tersebut, seorang pria terpental keluar dari mobil melalui jendela saat kecelakaan mobil tersebut terjadi.

Maka daripada itu, mari kita budayakan pemakaian sabuk pengaman bagi seluruh penumpang guna mengurangi risiko yang menyebabkan luka hingga kematian jika terjadi kecelakaan.

Sebenarnya penggunaan sabuk pengaman juga berfungsi untuk menahan posisi badan agar tetap berada di jok mobil dan tidak terhempas saat mengalami benturan akibat kecelakaan. Tentu hal ini sangat penting, karena terkait keselamatan kita sendiri. Kendati demikian, banyak orang menyepelekan dan menganggap bahwa yang wajib memakai sabuk pengaman hanya penumpang yang berada di kursi depan.

Selama 17 Tahun, Pasangan Amerika Ini Curi Uang Amal Gereja



Selama 17 tahun lamanya, pasangan suami istri bernama David Reiter dan istrinya, Connie nekat mencuri uang amal gereja demi membiayai liburan mereka ke Walt Disney World. Reiter sendiri memegang jabatan sebagai petugas administrasi di Westminster Presbyterian Church, Pennsylvania sejak tahun 2001 hingga 2018. Perbuatan Reiter baru ketahuan saat seorang pastur kepala memergokinya.

Seperti dilansir dari Insider, total uang yang dicuri oleh Reiter dan istrinya yaitu sekitar 16,7 miliar rupiah. Reiter mengaku uang tersebut dipergunakan untuk memperbaiki kondisi rumah tangganya. Tapi nyatanya, uang tersebut justru dipakai liburan ke sejumlah tempat, seperti, Walt Disney World, Hershey Park, dan Pittsburgh Pirates. Selain itu, mereka juga membeli bahan-bahan untuk membuat scrapbook, dan bahkan membiayai les musik anak-anak mereka.
⠀

Mesin Mudah Mati, Mitsubishi Umumkan Recall Delica dan Outlander

Modcom, Jakarta - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) mengumumkan 'recall' atau penarikan kembali sebanyak 2.330 unit Delica dan Outlander Sport. Dari ribuan unit yang teridentifikasi, 680 unit di antaranya Delica produksi 2015-2016 dan 1.650 unit Outlander Sport produksi 2015-2016.



Pihak MMKSI mengumumkan, recall Mitsubishi Delica dan Outlander Sport di Indonesia karena adanya kerusakan pada komponen ECU. Tepatnya ditemukan potensi kurang kuatnya titik pengelasan antar komponen internal Engine Electrical Power Control Relay/Engine Electronic Control Unit (ECU) Relay.

Akibatnya, pada kondisi tertentu dapat menyebabkan mesin mati mendadak saat kendaraan bergerak, dan potensi tidak dapat dinyalakan kembali. Alternatif perbaikan dengan menggunakan komponen material internal yang lebih kuat.

"Program kampanye perbaikan ini merupakan komitmen dan tanggung jawab Mitsubishi Motors Corporation dalam menjaga kualitas kendaraan secara berkesinambungan meski terhadap mobil yang sudah tidak dijual lagi, yaitu Delica," kata Director of Sales & Marketing Division MMKSI, Irwan Kuncoro dalam keterangan pers tertulisnya kepada Tribunnews, Kamis (28/2/2019).



Pihak MMKSI bakal mengirim surat undangan penggantian suku cadang kepada konsumen yang kendaraannya terlibat dalam program penarikan ini dan tanpa dikenakan biaya. Recall dimulai pada 27 Februari 2019 di seluruh dealer kendaraan penumpang Mitsubishi di Indonesia dengan estimasi durasi perbaikan selama 30 menit.

"Kami mengundang para konsumen setia kendaraan penumpang Mitsubishi dengan model dan tahun kendaraan yang dimaksud untuk melakukan pemeriksaan di dealer resmi kami dengan prosedur yang mudah," tutup Irwan.

Test Drive: Cerita Konsumsi BBM New Mobilio Capai 17,6 Km/L

[split]Modcom, Jakarta - Setelah resmi diluncurkan, akhirnya PT Honda Prospect Motor (HPM) memberikan kesempatan kepada puluhan jurnalis untuk menjajal dan merasakan sensasi berkendara dengan New Mobilio versi 2019. Dalam kegiatan Test Drive kali ini, Modcom tidak ingin membahas mengenai performa, melainkan konsumsi bahan bakarnya.



Sebelum membahas test drive, perlu kita ketahui bahwa New Mobilio versi 2019 hanya mendapatkan penyegaran di sektor tampilan saja, mulai dari interior maupun eksterior. Catatan pentingnya adalah tidak ada perubahan pada spesifikasi mesin. Masih tetap mempertahankan 1.5L i-VTEC SOHC yang mampu menghasilkan tenaga maksimum sebesar 118 PS pada putaran mesin 6.600. Sementara torsi tertinggi di kelasnya sebesar 14,8 Kg.m yang responsif pada putaran mesin 4.600.



Sebelum menjajal langsung, Modcom mendapat arahan rute test drive kali ini. Titik start dari Cilandak Town Square, Jakarta Selatan, kemudian menuju rest aera Km.7 BSD (titik point 1), lalu bertolak ke Pantai Indah Kapuk (titik point 2), dan selanjutnya finish di Ancol Taman Impian.



#split#Rute sudah ditentukan, Modcom bersama 2 rekan jurnalis lainnya dalam satu mobil akan menjajal New Honda Mobilio Tipe E CVT. Dari Citos untuk menuju rest aera Km.7 BSD (titik point 1), Modcom lewat jalan bebas hambatan alias tol. Karena perjalanan dimulai pada pukul 10.00 WIB, keadaan tol TB Simatupang menuju tol Jakarta-Serpong hanya ramai lancar. Sampai di titik poin ke 1, kami melanjutkan ke titik point selanjutnya yang berada di kawasan Pantai Indah Kapuk.



Selama perjalan dari titik start menuju titik poin ke 1 dan ke 2, Modcom mendapatkan jalan tersendat alias pada merayap saat berada di tol liangkar luar tepatnya simpangan yang mengarah ke Bandara dan PIK. Tidak panjang, hanya sekitar 500m saja. Lepas dari situ jalan kembali lancar. Setelah sampai di titik point ke 2 belanjut ke titik finish. Nah, saat ingin mengarah Ancol, kami dihadapkan oleh macet di tol Prof Sedyatmo. Macetnya lumayan panjang sampai simpangan pintu keluar tol Kapuk. Lanjut setelah itu jalanan lancar jaya hingga sampai di titik finish.



Saat di titik finish, pihak panitia test drive langsung mengecek i-Mid (Intelligent-Multi Information Display). Hasilnya diluar dugaan, dengan jarak yang sudah ditempuh yaitu 69,9Km, konsumsi BBM New Mobilio mencapai 17,6 Km/L. Cukup mencenangkan untuk ukuran mobil LMPV berkapasitas mesin 1.500cc.





Kesimpulannya, selama perjalanan, mobil dikendarai secara apik. Kecapatan dijaga secara konstan dengan tidak lebih dari 60 Km/jam serta Rpm juga tidak lebih di angka 4.000. Konsidi penyejuk mobil alias AC menyala selama perjalanan dan mobil tidak dimatikan dari titik start hingga finish. Disisi lain, junalis lain ada yang mendapati hasil konsumsi BBM mencapai 22,5Km/jam.

Dengan hasil yang berbeda-beda tersebut, tentu ada banyak hal yang dapat menunjang konsumsi BMM New Mobilio bisa irit.[/split]

Ini Alasan Honda Mobilio Percaya Diri Hadapi Persaingan Low MPV

Modcom, Jakarta - Seperti kita ketahui, persaingan mobil keluarga atau Low MPV di Indonesia makin ketat. Para produsen pun berlomba-lomba untuk membuat produk yang dapat diterima oleh masyarakat. Contohnya Honda dengan memberikan penyegaran kepada New Mobilio yang beberapa minggu lalu diluncurkan.



Di pasar Low MPV, Mobilio memang tidak lagi jadi primadona penjualan, namun menurut Direktur Pemasaran dan After Sales Service PT Honda Prospect Motor (HPM), Jonfis Fandy, Mobilio adalah kendaraan fungsional yang ditujukan untuk keluarga dengan penambahan fitur yang semakin baik, serta hemat bahan bakar.

Disisi lain, Mobilio saat ini tidak lagi dicari oleh tipe konsumen trend seeker, yakni para pembeli mobil terbaru yang melihat tren yang sedang berkembang. Konsumen tipe ini umumnya tidak terlalu berpikir soal bujet, tetapi lebih mementingkan tren mobil baru yang sedang ramai.

"Berdasarkan studi kita, ada namanya Smart buyer yaitu pembeli yang kritis. Tidak hanya mementingkan fitur, tapi juga memperhitungkan running cost, kenyamanan maupun resale value (harga jual kembali) dan everyday user, dimana konsumen yang menggunakan mobil untuk kegunaan sehari-hari dan sudah tahu mobil seperti apa yang dibutuhkan. Mobilio tidak lagi membidik konsumen dari kalangan trend seeker," ungkapnya di sela-sela Media Test Drive New Mobilio di Ancol, Jakarta, Rabu (27/2/2019).

Honda sudah pernah mengalami lonjakan penjualan saat Mobilio baru meluncur beberapa tahun lalu. Namun untuk saat ini, Honda hanya mempertahankan penjualan Mobilio dengan cara menambah fitur-fitur baru. Dengan kata lain, meski tidak ada ubahan masif, PT Honda Prospect Motor (HPM) masih percaya diri dengan produknya itu.

"Antara faktor lifetime dengan nilai mobilnya kadang-kadang sudah mulai turun, tapi kami bisa atur menjadi kompetitif. Dari segi harga mobil, hingga suku cadang," kata dia.

Baru Tiga Hari Diluncurkan, Honda Mobilio versi 2019 Laku 74 Unit

Modcom, Jakarta - Sejak diluncurkan pada 21 Februari 2019 lalu dan berlanjut pada pameran selama 3 hari, New Honda Mobilio 2019 langsung terjual 74 unit. Tercatat untuk varian terlaris ada tipe E dan S. Untuk tipe E dan S itu sekitar 85 persen, sisanya RS.



"Pameran dan launching di Kota Kasablanka kemarin Mobilio sudah terpesan (SPK) sebanyak 74 unit. Kalau Civic tidak sampai 10 unit. Itu selama tiga hari pameran," ungkap Marketing & After Sales Service Director PT HPM Jonfis Fandy di acara test drive Honda Mobilio, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Rabu (27/2/2019).

Ia melanjutkan, sedangkan Mobilio lama selama Januari 2019 terjual 32 unit untuk penghabisan stok. Soal inden New Mobilio versi 2019, lanjut dia, tidak akan lama karena dealer melakukan stok unit. "Mestinya inden tidak lama, karena tergantung stok dari dealer. Paling lama 2 bulan," katanya.

Honda Mobilio Baru masih mengandalkan mesin 1.5 L i-VTEC yang mampu menyemburkan tenaga hingga 118 PS pada 6.600 rpm

Honda Mobilio yang baru meluncur dengan beberapa ubahan tersebut harganya sama dengan model sebelumnya. New Honda Mobilio Tipe S Manual Rp 194 juta, Tipe E Manual Rp 214,5 juta, Tipe E CVT Rp 225,5 juta, Tipe RS Manual Rp 237,5 juta, Tipe RS CVT Rp 248 juta.

Test Drive: Cerita Konsumsi New Mobilio Capai 17,6 Km/L

[split]Modcom, Jakarta - Setelah resmi diluncurkan, akhirnya PT Honda Prospect Motor (HPM) memberikan kesempatan kepada puluhan jurnalis untuk menjajal dan merasakan sensasi berkendara dengan New Mobilio versi 2019. Dalam kegiatan Test Drive kali ini, Modcom tidak ingin membahas mengenai performa, melainkan konsumsi bahan bakarnya.



Sebelum membahas test drive, perlu kita ketahui bahwa New Mobilio versi 2019 hanya mendapatkan penyegaran di sektor tampilan saja, mulai dari interior maupun eksterior. Catatan pentingnya adalah tidak ada perubahan pada spesifikasi mesin. Masih tetap mempertahankan 1.5L i-VTEC SOHC yang mampu menghasilkan tenaga maksimum sebesar 118 PS pada putaran mesin 6.600. Sementara torsi tertinggi di kelasnya sebesar 14,8 Kg.m yang responsif pada putaran mesin 4.600.



Sebelum menjajal langsung, Modcom mendapat arahan rute test drive kali ini. Titik start dari Cilandak Town Square, Jakarta Selatan, kemudian menuju rest aera Km.7 BSD (titik point 1), lalu bertolak ke Pantai Indah Kapuk (titik point 2), dan selanjutnya finish di Ancol Taman Impian.



#split#Rute sudah ditentukan, Modcom bersama 2 rekan jurnalis lainnya dalam satu mobil akan menjajal New Honda Mobilio Tipe E CVT. Dari Citos untuk menuju rest aera Km.7 BSD (titik point 1), Modcom lewat jalan bebas hambatan alias tol. Karena perjalanan dimulai pada pukul 10.00 WIB, keadaan tol TB Simatupang menuju tol Jakarta-Serpong hanya ramai lancar. Sampai di titik poin ke 1, kami melanjutkan ke titik point selanjutnya yang berada di kawasan Pantai Indah Kapuk.



Selama perjalan dari titik start menuju titik poin ke 1 dan ke 2, Modcom mendapatkan jalan tersendat alias pada merayap saat berada di tol liangkar luar tepatnya simpangan yang mengarah ke Bandara dan PIK. Tidak panjang, hanya sekitar 500m saja. Lepas dari situ jalan kembali lancar. Setelah sampai di titik point ke 2 belanjut ke titik finish. Nah, saat ingin mengarah Ancol, kami dihadapkan oleh macet di tol Prof Sedyatmo. Macetnya lumayan panjang sampai simpangan pintu keluar tol Kapuk. Lanjut setelah itu jalanan lancar jaya hingga sampai di titik finish.



Saat di titik finish, pihak panitia test drive langsung mengecek i-Mid (Intelligent-Multi Information Display). Hasilnya diluar dugaan, dengan jarak yang sudah ditempuh yaitu 69,9Km, konsumsi BBM New Mobilio mencapai 17,6 Km/L. Cukup mencenangkan untuk ukuran mobil LMPV berkapasitas mesin 1.500cc.





Kesimpulannya, selama perjalanan, mobil dikendarai secara apik. Kecapatan dijaga secara konstan dengan tidak lebih dari 60 Km/jam serta Rpm juga tidak lebih di angka 4.000. Konsidi penyejuk mobil alias AC menyala selama perjalanan dan mobil tidak dimatikan dari titik start hingga finish. Disisi lain, junalis lain ada yang mendapati hasil konsumsi BBM mencapai 22,5Km/jam.

Dengan hasil yang berbeda-beda tersebut, tentu ada banyak hal yang dapat menunjang konsumsi BMM New Mobilio bisa irit.[/split]

Popular Posts