Berapa Harga Mobil AMMDes?
Modcom, Jakarta- Pada umumnya masyarakat mengetahui mobil buatan dalam negeri adalah Esemka. Sayangnya, hingga kini status mobil tersebut tidak jelas, apakah akan diproduksi secara massal atau tidak.

Sementara itu, Kementerian Perindustrian memiliki proyek yang diberi nama Alat Mekanis Multiguna Pedesaan, atau disingkat AMMDes. Dirancang untuk menggantikan gerandong yang masih banyak dipakai di desa dan kampung, kendaraan ini asli buatan anak bangsa.
Sesuai namanya, fungsi AMMDes tidak hanya sebagai alat angkut, namun juga bisa dimodifikasi dengan mudah untuk keperluan lain. Hal itu diungkapkan oleh Presiden Direktur PT Kiat Mahesa Wintor Indonesia sebagai produsen, Reiza Tristanto.
Saat ini, ada 10 macam aplikasi. Mulai dari penjernih air, ambulance feeder, hingga pengolahan hasil pertanian, ujar Reiza. Senin (5/8).
Saat ini, status dari AMMDes adalah siap untuk diproduksi. Namun, karena lebih ditujukan untuk membantu rakyat kecil, maka perlu adanya kerja sama dengan kementerian dan dinas terkait. Oleh sebab itu, KMWI sedang berupaya agar produk mereka bisa masuk dalam katalog elektronik pemerintah.
Yang menyatakan minat sudah banyak, cuma resminya ketika e-catalog sudah tayang. Kira-kira Oktober sudah bisa dipesan, tuturnya.
Soal harga, Reiza mengungkapkan*bahwa versi standar dari AMMDes dibanderol Rp70 juta. Namun, harga tersebut berstatus belum termasuk pajak, atau biasa dikenal dengan istilah off the road.
Basic unit di angka Rp70 juta. Harga tersebut masih kosong*(off the road). Maksimal harganya kira-kira Rp140 juta, ungkapnya.

Sementara itu, Kementerian Perindustrian memiliki proyek yang diberi nama Alat Mekanis Multiguna Pedesaan, atau disingkat AMMDes. Dirancang untuk menggantikan gerandong yang masih banyak dipakai di desa dan kampung, kendaraan ini asli buatan anak bangsa.
Sesuai namanya, fungsi AMMDes tidak hanya sebagai alat angkut, namun juga bisa dimodifikasi dengan mudah untuk keperluan lain. Hal itu diungkapkan oleh Presiden Direktur PT Kiat Mahesa Wintor Indonesia sebagai produsen, Reiza Tristanto.
Saat ini, ada 10 macam aplikasi. Mulai dari penjernih air, ambulance feeder, hingga pengolahan hasil pertanian, ujar Reiza. Senin (5/8).
Saat ini, status dari AMMDes adalah siap untuk diproduksi. Namun, karena lebih ditujukan untuk membantu rakyat kecil, maka perlu adanya kerja sama dengan kementerian dan dinas terkait. Oleh sebab itu, KMWI sedang berupaya agar produk mereka bisa masuk dalam katalog elektronik pemerintah.
Yang menyatakan minat sudah banyak, cuma resminya ketika e-catalog sudah tayang. Kira-kira Oktober sudah bisa dipesan, tuturnya.
Soal harga, Reiza mengungkapkan*bahwa versi standar dari AMMDes dibanderol Rp70 juta. Namun, harga tersebut berstatus belum termasuk pajak, atau biasa dikenal dengan istilah off the road.
Basic unit di angka Rp70 juta. Harga tersebut masih kosong*(off the road). Maksimal harganya kira-kira Rp140 juta, ungkapnya.
















0 komentar: