GIIAS 2019: Amanda Nurani, Cerita Perjuangan Menjadi Lexus Lady
Modcom, Jakarta- Pameran mobil selalu identik dengan hadirnya para Miss Auto Show atau biasa dikenal sebagai usher bahkan SPG. Untuk menjadi gadis manis di sebuah brand mobil tidaklah mudah, banyak tata cara yang harus dilalui. Salah satunya adalah brand Lexus yang tidak hanya melihat kecantikan tapi juga mengutamakan kecerdasan dan etika seorang wanita.

Modifikasi.com sempat ngobrol bersama Amanda Nurani Nataprawira, seorang Lexus Lady. Bagi dia menjadi usher dari brand Lexus tidaklah mudah karena benar-benar ketat pemilihannya.
Buat aku ini challenge, apakah aku mampu untuk menjadi seorang Lexus Lady atau tidak!. Bahkan selama proses rekrutmen aku Cuma Let it Go aja, ujar Amanda.
Proses yang dilakukan oleh Lexus sendiri ada 3 tahap. Mulai dari interview pengenalan profil kita dan foto. Kemudian ada proses catwalk dan terakhir interview terhadap klien.
Setelah terpilih, menjadi seorang Lexus Lady juga tidak mengubah pribadi kita. Tapi, kita diajarkan lebih utama untuk catwalk, dance dan produk knowledge selam 3 hari.
Aku enjoy aja sih, karena menurut aku Lexus sendiri mobil mewah. Jadi untuk menjadi seorang Lady tidaklah mudah, tapi aku bersyukur bisa mendapatkan kesempatan itu, tambah Amanda.
Miss GIIAS 2019

Beruntung bagi gadis kelahiran 7 Agustus 1993 ini yang terpilih menjadi perwakilan Miss GIIAS 2019. Ia merupakan salah satu dari 9 usher lain yang dipilih untuk mewakili brand Lexus.
Lexus Lady benar-benar dibekali dari kepala hingga kaki. Bahkan semua usher benar-benar diservis layaknya customer Lexus. Tidak hanya itu, demi mengejar penampilan Lexus Lady yang sempurna, para usher ini dibuatkan heels sesuai ukuran tubuh masing-masing.
Tinggi badan aku cuma 168cm jadi aku dibuatkan heels setinggi 15cm, ucap Manda.
Tentunya jika menggunakan sepatu hak tinggi seperti ini akan menyakitkan bagi seorang wanita. Tapi tidak bagi dirinya.
Ini merupakan kepercayaan dengan aku kepilih jadi Lexus Lady dan mewakili Lexus untuk Miss GIIAS 2019 jadi aku harus tampil all out, imbuh Manda.
Keluh Kesah
Jadi usher emang tentu banyak tantangan selama berjaga. Apalagi harus bertemu dengan ribuan orang berbagai tipe. Mulai dari minta telepon, foto berpose aneh ataupun mengajak wefie.
Pendatang ke booth Lexus adalah orang-orang middle-up jadi, Alhamdulillahnya semua hal wajar dan bisa aku hadapi. Paling cuma ngajak wefie aja, tambah Gadis yang sedang mejajaki kuliah S2 Management Bisnis di Universitas Binus.
Mobil Impian

Wanita cantik yang biasa menggunakan jasa driver online ini mengaku dirinya juga menyetir mobil, yaitu Nissan Livina. Dibalik itu, ia juga menyimpan hasrat ingin memiliki satu buah mobil.
Aku pingin punya Lexus RX300H, karena bentuknya sporty, masih ada elegannya dan cantik, tutur Manda.
Selain modelnya, bagi gadis yang pernah mendalami dunia cheer leader ini tampilan instrument clusternya yang 3 dimensi membuat tampak modern baginya. Ia juga menyukai kabinnya yang kedap, nyaman dan seperti di rumah.
aku suka audionya yang pake Harman Kardon, jadi bikin nyaman di dalam mobil kayak lagi di rumah dengan home theatre, tutupnya.

Modifikasi.com sempat ngobrol bersama Amanda Nurani Nataprawira, seorang Lexus Lady. Bagi dia menjadi usher dari brand Lexus tidaklah mudah karena benar-benar ketat pemilihannya.
Buat aku ini challenge, apakah aku mampu untuk menjadi seorang Lexus Lady atau tidak!. Bahkan selama proses rekrutmen aku Cuma Let it Go aja, ujar Amanda.
Proses yang dilakukan oleh Lexus sendiri ada 3 tahap. Mulai dari interview pengenalan profil kita dan foto. Kemudian ada proses catwalk dan terakhir interview terhadap klien.
Setelah terpilih, menjadi seorang Lexus Lady juga tidak mengubah pribadi kita. Tapi, kita diajarkan lebih utama untuk catwalk, dance dan produk knowledge selam 3 hari.
Aku enjoy aja sih, karena menurut aku Lexus sendiri mobil mewah. Jadi untuk menjadi seorang Lady tidaklah mudah, tapi aku bersyukur bisa mendapatkan kesempatan itu, tambah Amanda.
Miss GIIAS 2019

Beruntung bagi gadis kelahiran 7 Agustus 1993 ini yang terpilih menjadi perwakilan Miss GIIAS 2019. Ia merupakan salah satu dari 9 usher lain yang dipilih untuk mewakili brand Lexus.
Lexus Lady benar-benar dibekali dari kepala hingga kaki. Bahkan semua usher benar-benar diservis layaknya customer Lexus. Tidak hanya itu, demi mengejar penampilan Lexus Lady yang sempurna, para usher ini dibuatkan heels sesuai ukuran tubuh masing-masing.
Tinggi badan aku cuma 168cm jadi aku dibuatkan heels setinggi 15cm, ucap Manda.
Tentunya jika menggunakan sepatu hak tinggi seperti ini akan menyakitkan bagi seorang wanita. Tapi tidak bagi dirinya.
Ini merupakan kepercayaan dengan aku kepilih jadi Lexus Lady dan mewakili Lexus untuk Miss GIIAS 2019 jadi aku harus tampil all out, imbuh Manda.
Keluh Kesah
Jadi usher emang tentu banyak tantangan selama berjaga. Apalagi harus bertemu dengan ribuan orang berbagai tipe. Mulai dari minta telepon, foto berpose aneh ataupun mengajak wefie.
Pendatang ke booth Lexus adalah orang-orang middle-up jadi, Alhamdulillahnya semua hal wajar dan bisa aku hadapi. Paling cuma ngajak wefie aja, tambah Gadis yang sedang mejajaki kuliah S2 Management Bisnis di Universitas Binus.
Mobil Impian

Wanita cantik yang biasa menggunakan jasa driver online ini mengaku dirinya juga menyetir mobil, yaitu Nissan Livina. Dibalik itu, ia juga menyimpan hasrat ingin memiliki satu buah mobil.
Aku pingin punya Lexus RX300H, karena bentuknya sporty, masih ada elegannya dan cantik, tutur Manda.
Selain modelnya, bagi gadis yang pernah mendalami dunia cheer leader ini tampilan instrument clusternya yang 3 dimensi membuat tampak modern baginya. Ia juga menyukai kabinnya yang kedap, nyaman dan seperti di rumah.
aku suka audionya yang pake Harman Kardon, jadi bikin nyaman di dalam mobil kayak lagi di rumah dengan home theatre, tutupnya.
















0 komentar: