Terus Main Ponsel, Ibu Di Brasil Ini Bunuh Putranya Sendiri
Putranya berusia 11 tahun yang bernama Rafael terus bermain ponsel hingga larut malam, seorang ibu di Brasil bernama Alexandra Dougokenski tega membunuh anaknya sendiri. Diketahui, pembunuhan itu terjadi beberapa pekan setelah Rafael merekam sebuah puisi yang ditujukan untuk Alexandra, menunjukkan bagaimana dia menyayanginya. Dilaporkan Daily Mail, Rafael berterima kasih kepada sang ibu karena sudah merawat dia dan saudaranya. Bagaimana senyum ibunya berarti segalanya untuknya.
Awalnya, Alexandra berkilah kepada polisi dengan mengatakan Rafael kabur dari rumah, setelah keduanya bertengkar karena perilaku anaknya. Polisi kemudian menggelar pencarian dengan mengerahkan anjing pelacak. Ketika pencarian gagal menemukan Rafael, baru Alexandra kemudian mengaku dan menjabarkan dia membunuh anaknya karena dilanda kemarahan.
Alexandra menyembunyikan jenazah Rafael, sekitar 10 hari sejak hilang dalam insiden di Planato, Rio Grande do Sul. Jenazah itu kemudian ditemukan di sebuah kotak kardus besar yang berlokasi di garasi tetangganya, sekitar lima meter dari rumah. Jenazah yang sudah membusuk itu dilaporkan dimasukkan ke dalam kardus dan dibungkus selimut, dengan plastik ditaruh di kepala.
Awalnya, Alexandra berkilah kepada polisi dengan mengatakan Rafael kabur dari rumah, setelah keduanya bertengkar karena perilaku anaknya. Polisi kemudian menggelar pencarian dengan mengerahkan anjing pelacak. Ketika pencarian gagal menemukan Rafael, baru Alexandra kemudian mengaku dan menjabarkan dia membunuh anaknya karena dilanda kemarahan.
Alexandra menyembunyikan jenazah Rafael, sekitar 10 hari sejak hilang dalam insiden di Planato, Rio Grande do Sul. Jenazah itu kemudian ditemukan di sebuah kotak kardus besar yang berlokasi di garasi tetangganya, sekitar lima meter dari rumah. Jenazah yang sudah membusuk itu dilaporkan dimasukkan ke dalam kardus dan dibungkus selimut, dengan plastik ditaruh di kepala.
















0 komentar: