Facebook Twitter RSS
banner

Tunggu Hukuman Mati 28 Tahun, Pidana Ini Meninggal Kena Covid-19



Menunggu hukuman mati karena kasus pemerkosaan dan pembunuhan selama 28 tahun, seorang pidana mati bernama Richard Stitely dilaporkan meninggal terkena Covid-19 di Penjara Negara San Quentin, California. Stitely yang berusia 71 tahun langsung dites setelah tewas, dengan Kantor Koroner Marin County mengonfirmasi dia positif virus corona.

Dilansir dari Daily Mail, sekitar 1.347 dari 3.700 narapidana di Penjara San Quentin positif terinfeksi virus corona. Selain itu berdasarkan data yang dikeluarkan oleh dinas lembaga pemasyarakatan setempat, sebanyak 114 juga tertular corona. Sejak September 1992, Stitely dijatuhi hukuman mati setelah diputus bersalah memperkosa dan membunuh perempuan 47 tahun bernama Carol Unger. Setelah itu, Stitely kemudian membuang jenazahnya di sebuah tempat parkir kawasan North Hollywood, California, pada 1990 silam.

Dilaporkan terdapat 725 yang berada dalam antrian di San Quentin, dengan Maret 2019, Gubernur Gavin Newsom menandatangani perintah eksekutif. Dalam perintah tersebut, dia mengumumkan adanya moratorium dalam hukuman mati dan memerintahkan ruangan eksekusi di San Quentin ditutup.

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: admin
Lorem ipsum dolor sit amet, contetur adipcing elit, sed do eiusmod temor incidunt ut labore et dolore agna aliqua. Lorem ipsum dolor sit amet.

0 komentar:

Popular Posts