Cari Pencuri Uang, Kepsek India Bakar Tangan Muridnya Dengan Lilin

Guna mencari tahu siapa pencuri uang milik salah satu murid, seorang kepala sekolah bernama Sushanti Hembrom di sebuah sekolah swasta di negara bagian Jharkhand, India timur memaksa 13 murid meletakkan tangan mereka di atas api lilin, seperti dikutip dari BBC
Kepada polisi, kepala sekolah tersebut mengatakan bahwa dia mengharapkan siswa yang bersalah tersebut mengaku karena ketakutan. Tujuh dari 13 siswa yang dipaksa mengaku mengalami luka bakar yang berkelanjutan. Setidaknya satu di antara murid-murid tersebut tangannya ditahan secara paksa di atas nyala api oleh kepala sekolah itu. Murid tersebut terluka parah dan harus dirawat di rumah sakit.
Akibat perbuatannya Hembrom diskors dari sekolah dan dipecat. Polisi mengatakan Hembrom yang sejak saat itu mengakui apa yang terjadi, mengatakan bahwa dia telah membuat "kesalahan besar" dan telah meminta maaf kepada siswa dan juga orang tua mereka.
Hukuman fisik di sekolah di India awalnya adalah hal biasa di negeri itu. Namun, dalam beberapa dekade terakhir, hal itu telah dilarang. Meski dilarang, tetap saja banyak sekolah yang masih menerapkan hukuman fisik.
















0 komentar: