Byton M-Byte, Calon Mobil Otonom Terbaik Dari China?
Byton hanyalah salah satu dari segelintir perusahaan otomotif baru yang mengumumkan rencana untuk memasukkan konsepnya ke dalam produksi tahun ini, tetapi tidak seperti kebanyakan perusahaan, mereka benar-benar akan menjadikan M-Byte Crossover menjadi kenyataan.


Display sang pembuat mobil di Consumer Electronics Show (CES) tahun ini menunjukkan bahwa ia juga memiliki pandangan yang sedikit berbeda tentang apa yang akan terjadi di masa depan. Ini memposisikan M-Byte sebagai perangkat pintar generasi berikutnya, 'dirancang untuk masa depan mengemudi otonom ketika mobil akan menjadi digital lounge berjalan.'
"Byton M-Byte mewakili transformasi mobil tradisional menjadi perangkat pintar generasi baru untuk setiap pengguna," kata Dr. Carsten Breitfeld, CEO dan Co-founder Byton. "Kami mencapai ini melalui kombinasi platform EV kami yang canggih dan ekosistem digital Byton Life milik kami."
Bagian dari ekosistem digital ini adalah Shared Experience Display (SED) 49 inch yang menggantikan layout dasbor tradisional. Melalui penggunaan sistem user interface M-Byte yang eksklusif, penghuni kendaraan akan dapat mengakses beragam konten digital serta fungsi kendaraan di SED.
Ada dua tablet lagi di kendaraan, satu di setir dan yang lainnya ditempatkan di antara jok depan. Sementara itu, penumpang di belakang akan memiliki layar hiburan sendiri dan beberapa mode interaksi dengan kendaraan, termasuk voice, touch, dan gesture control serta tombol fisik.
Selain itu, pengguna Byton akan memiliki akses ke Byton Life, ekosistem digital terbuka yang menghubungkan perangkat pintar, data, dan aplikasi. Byton Life juga akan memiliki kemampuan pembelajaran canggih untuk menganalisis perilaku pengguna dan untuk memberikan dukungan intuitif seperti pengingat penjadwalan dan tugas-tugas belanja online. Jika kita kombinasikan ini dengan kemampuan otonom Level 3, tak mengherankan jika M-Byte telah dipromosikan sebagai lounge canggih berteknologi tinggi.
Produksi dijadwalkan pada pertengahan 2019 dengan produksi massal dimulai pada akhir tahun. "Kami telah membuat kemajuan yang solid dalam pembangunan pabrik Nanjing dan pengujian kendaraan prototipe," kata Dr. Daniel Kirchert, Presiden dan Rekan Pendiri Byton. "Ini adalah tahun yang penting bagi Byton dan tim global kami yang berusaha keras untuk mencapai tujuan kami dalam volume produksi." (carbuzz 11/1/2019)







Display sang pembuat mobil di Consumer Electronics Show (CES) tahun ini menunjukkan bahwa ia juga memiliki pandangan yang sedikit berbeda tentang apa yang akan terjadi di masa depan. Ini memposisikan M-Byte sebagai perangkat pintar generasi berikutnya, 'dirancang untuk masa depan mengemudi otonom ketika mobil akan menjadi digital lounge berjalan.'
"Byton M-Byte mewakili transformasi mobil tradisional menjadi perangkat pintar generasi baru untuk setiap pengguna," kata Dr. Carsten Breitfeld, CEO dan Co-founder Byton. "Kami mencapai ini melalui kombinasi platform EV kami yang canggih dan ekosistem digital Byton Life milik kami."
Bagian dari ekosistem digital ini adalah Shared Experience Display (SED) 49 inch yang menggantikan layout dasbor tradisional. Melalui penggunaan sistem user interface M-Byte yang eksklusif, penghuni kendaraan akan dapat mengakses beragam konten digital serta fungsi kendaraan di SED.
Ada dua tablet lagi di kendaraan, satu di setir dan yang lainnya ditempatkan di antara jok depan. Sementara itu, penumpang di belakang akan memiliki layar hiburan sendiri dan beberapa mode interaksi dengan kendaraan, termasuk voice, touch, dan gesture control serta tombol fisik.
Selain itu, pengguna Byton akan memiliki akses ke Byton Life, ekosistem digital terbuka yang menghubungkan perangkat pintar, data, dan aplikasi. Byton Life juga akan memiliki kemampuan pembelajaran canggih untuk menganalisis perilaku pengguna dan untuk memberikan dukungan intuitif seperti pengingat penjadwalan dan tugas-tugas belanja online. Jika kita kombinasikan ini dengan kemampuan otonom Level 3, tak mengherankan jika M-Byte telah dipromosikan sebagai lounge canggih berteknologi tinggi.
Produksi dijadwalkan pada pertengahan 2019 dengan produksi massal dimulai pada akhir tahun. "Kami telah membuat kemajuan yang solid dalam pembangunan pabrik Nanjing dan pengujian kendaraan prototipe," kata Dr. Daniel Kirchert, Presiden dan Rekan Pendiri Byton. "Ini adalah tahun yang penting bagi Byton dan tim global kami yang berusaha keras untuk mencapai tujuan kami dalam volume produksi." (carbuzz 11/1/2019)





















0 komentar: