Jika Permintaan Membludak, Toyota Bisa Hadirkan Supra Versi Manual
Toyota Supra baru adalah proyek bersama dengan BMW, maka itu tidak ada yang benar-benar berharap mobil sport itu sangat berbeda dari Z4.


Mekanis dan desain interior adalah pengingat yang kuat bahwa Supra 2020 memiliki lebih banyak gen dari BMW daripada Toyota. Sebagai pembelaan, Toyota telah berhasil membuat Supra terlihat sangat berbeda di luar daripada BMW Z4 Roadster.
Mobil tersebut mendapat reaksi beragam dari penggemar. Sebagai contoh, banyak penggemar bertanya mengapa tidak ada opsi transmisi manual untuk Supra 2020, karena bagaimanapun, pendahulunya menawarkan itu.
Chief engineer Toyota Supra, Tetsuya Tada mengatakan transmisi manual masih dipertimbangkan untuk A90. "Jika ada permintaan pasar yang besar, itu akan menjadi sesuatu yang harus dipertimbangkan. Itu tergantung pada waktu yang tepat," ungkap Tada di Detroit Auto Show 2019.
Namun, ia menekankan itu hanya akan terjadi jika ada "permintaan yang luar biasa dan terus-menerus" untuk transmisi manual. Penekanan pada "luar biasa" adalah, jika hanya ada sekelompok orang yang mengeluh di forum bahwa Supra membutuhkan transmisi manual, hal itu mungkin tidak berhasil.
Tada-san menambahkan bahwa ia "sangat puas dengan performa transmisi otomatis 8 percepatan yang dipakai Supra 2020. "Ini sama sekali berbeda dari transmisi otomatis lainnya yang telah dirilis," kata Tetsuya Tada seperti yang dikutip oleh Auto Guide.
Sang chief engineer juga mengingatkan para jurnalis bahwa transmisi manual Supra telah berada dalam "fase pengembangan uji coba." Sementara itu, laporan-laporan sebelumnya mengatakan transmisi manual ini dikembangkan hanya untuk pasar setir kanan, yang akan mencakup negara-negara seperti Jepang, Inggris, Australia, dan Afrika Selatan. (carscoops 16/1/2019)




Mekanis dan desain interior adalah pengingat yang kuat bahwa Supra 2020 memiliki lebih banyak gen dari BMW daripada Toyota. Sebagai pembelaan, Toyota telah berhasil membuat Supra terlihat sangat berbeda di luar daripada BMW Z4 Roadster.
Mobil tersebut mendapat reaksi beragam dari penggemar. Sebagai contoh, banyak penggemar bertanya mengapa tidak ada opsi transmisi manual untuk Supra 2020, karena bagaimanapun, pendahulunya menawarkan itu.
Chief engineer Toyota Supra, Tetsuya Tada mengatakan transmisi manual masih dipertimbangkan untuk A90. "Jika ada permintaan pasar yang besar, itu akan menjadi sesuatu yang harus dipertimbangkan. Itu tergantung pada waktu yang tepat," ungkap Tada di Detroit Auto Show 2019.
Namun, ia menekankan itu hanya akan terjadi jika ada "permintaan yang luar biasa dan terus-menerus" untuk transmisi manual. Penekanan pada "luar biasa" adalah, jika hanya ada sekelompok orang yang mengeluh di forum bahwa Supra membutuhkan transmisi manual, hal itu mungkin tidak berhasil.
Tada-san menambahkan bahwa ia "sangat puas dengan performa transmisi otomatis 8 percepatan yang dipakai Supra 2020. "Ini sama sekali berbeda dari transmisi otomatis lainnya yang telah dirilis," kata Tetsuya Tada seperti yang dikutip oleh Auto Guide.
Sang chief engineer juga mengingatkan para jurnalis bahwa transmisi manual Supra telah berada dalam "fase pengembangan uji coba." Sementara itu, laporan-laporan sebelumnya mengatakan transmisi manual ini dikembangkan hanya untuk pasar setir kanan, yang akan mencakup negara-negara seperti Jepang, Inggris, Australia, dan Afrika Selatan. (carscoops 16/1/2019)


















0 komentar: