Remaja Malaysia Tersesat 10 Hari Di Singapura Karena Malu Bertanya

Hanya karena malu bertanya, seorang remaja bernama Zhang Daming tersesat di Singapura selama 10 hari saat mencari pekerjaan. Diwartakan Oddity Central, Zhang ke Singapura dan tinggal bersama seorang temannya di apartemen.
Temannya memberikan 50 dollar Singapura, sekitar Rp 519.000, untuk membeli makan siang karena saat itu Zhang hanya membawa ringgit. Setelah makan siang di kafe terdekat, dia baru menyadari tidak bisa menemukan jalan pulang ke apartemen temannya itu. Paspor, ponsel, hingga identitasnya ditinggalkan di apartemen temannya itu.
Zhang mengaku tidak berani menanyakan arah jalan pulang kepada warga setempat. Dia juga tidak bisa menemukan pos polisi satupun. Karena itu, dia kemudian mengelilingi Singapura untuk menemukan apartemennya. Dia tidur di pintu depan apartemen, dan mandi serta buang air di toilet mall. Di hari kedelapan, tantangan mulai timbul tatkala uangnya habis. Zhang berkata dia terpaksa mengemis untuk menyambung hidup.
Beruntung di hari kesepuluh, ada orang yang mengenalnya dari pengumuman orang hilang dan segera melaporkannya ke polisi. Zhang ditemukan saat berada di sebuah kawasan bermain anak-anak, sekitar enam kilometer dari apartemen temannya. Rupanya, sang teman membuat laporan orang hilang kepada polisi setelah Zhang tidak pulang pada hari dia keluar untuk pergi makan.
Zhang kemudian naik bus untuk kembali ke Malaysia. Kisahnya menjadi viral baik di Singapura maupun Malaysia. Sebagian netizen meragukan kebenarannya karena remaja yang terlalu takut bertanya pada orang namun tak malu mengemis.
















0 komentar: