Facebook Twitter RSS
banner

Unggah Hinaan Ke Istri Baru Mantan Suami Di FB, Wanita Ini Ditahan




Menghina istri baru mantan suaminya di Facebook, seorang ibu bernama Laleh Shahvaresh dan putrinya Paris asal Inggris ditangkap sesaat setelah memasuki Bandara Dubai. Dilansir dari The Guardian, diketahui keduanya hendak menghadiri pemakaman mantan suami yang meninggal karena serangan jantung pada 3 Maret lalu.

Shahvaresh dituding telah melanggar hukum siber, jika terbukti bersalah Shahvaresh terancam dipenjara selama dua tahun dan denda 50.000 poundsterling, atau Rp 924,7 juta. Setelah dilakukan pemeriksaan, polisi membebaskan Shahvaresh dan putrinya itu dengan jaminan. Paris pulang ke Inggris dan tinggal bersama kerabat.

Sementara sang ibu dilaporkan menyewa sebuah hotel sembari menunggu jadwal sidang. Kejadiannya berawal pada 2016. Shahvaresh telah menikah dengan suaminya, seorang pria Portugal bernama Pedro, selama 18 tahun. Keduanya sempat tinggal di Dubai selama delapan bulan. Dia lalu kembali ke London bersama putrinya. Sementara Pedro tetap tinggal di Dubai dengan rencana bakal menyusul mereka berdua. Namun beberapa bulan kemudian, Shahvaresh kaget karena dia menerima dokumen perceraian.

Shahvaresh melihat Pedro telah menikah lagi dengan seorang perempuan Tunisia. Kecewa dan marah, Shahvaresh pun menulis hinaan dalam bahasa Farsi. "Aku harap engkau bakal menderita, dasar idiot. Sialan kau. Kau meninggalkan aku hanya karena kuda ini," ujar perempuan yang bekerja di pusat penampungan itu. Kemudian dia kembali menghina Pedro seperti "Kau menikah dengan kuda, dasar bodoh".

Unggahan itu rupanya terbaca oleh istri baru Pedro, dan melaporkannya ke polisi. Shahvaresh menjelaskan dia mengaku telah bertindak bodoh dengan berkata seharusnya dia tidak perlu menulis hinaan seperti itu di media sosial. Direktur Eksekutif Detained Radha Stirling berujar, putri Shahvaresh menulis kepada Penguasa Dubai Mohammed bin Rashid al-Maktoum. Stirling juga mendesak agar Menteri Luar Negeri Inggris Jeremy Hunt untuk memasuki negosiasi diplomatik untuk menjamin Shahvaresh dilepaskan. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Inggris menanggapi bahwa mereka memberikan dukungan kepada Shahvaresh atas kasusnya di Dubai.

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: admin
Lorem ipsum dolor sit amet, contetur adipcing elit, sed do eiusmod temor incidunt ut labore et dolore agna aliqua. Lorem ipsum dolor sit amet.

0 komentar:

Popular Posts