Remaja Difabel Ini Meninggal Saat Ayahnya Dikarantina Akibat Virus

Sang ayah dikarantina akibat virus corona, sorang remaja difabel penyandang cerebral palsy bernama Yan Cheng ditemukan meninggal akibat tak diberi makan setelah ditinggal sendirian di rumah. Remaja 17 tahun itu diketahui tidak bisa berbicara, berjalan, atau makan sendiri. Adapun ibunya dilaporkan meninggal beberapa tahun silam.
Begitu tahu dirinya dikarantina, sang ayah kemudian mengunggah permintaan tolong melalui media sosial, atau menelepon kenalan untuk mengurus putranya. Namun, permintaan tolong dengan judul "sebuah permohonan dari ayah yang didiagnosa dengan virus corona" sayangnya terlambat diketahui. Berdasarkan keterangan dari pemerintah Hongan County, remaja difabel itu sudah meninggal sepekan sejak Yan diisolasi.
Pada saat itu, Cheng diketahui hanya dua kali diberi makan. "Jadi, dia memercayakan kerabat, pengurus maupun dokter desa untuk melihat dan merawat anaknya," demikian pernyataan pemerintah Hongan. Mengetahui hal tersebut, otoritas melengserkan pejabat setempat. Sekretaris Partai Komunis dan Wali Kota Huajiahe dicopot dari jabatannya karena dianggap gagal dalam menjalankan tanggung jawab.
















0 komentar: