Remaja Kamboja Berhasil Kabur Setelah Dilecehkan 2 Suami Di China

Seorang remaja berusia 13 tahun asal Kamboja bernama Lun Ang Mary berhasil menyelamat diri setelah dilecehkan oleh dua "suami" di kawasan pusat China. Dilansir dari SCMP, Lun Ang Mary diselamatkan oleh pengguna jalan yang segera melapor ke polisi. Dibantu polisi perbatasan dan Kedutaan Besar Kamboja di Beijing, Lun dilaporkan bisa kembali ke kampung halamannya.
Kejadiannya berawal saat Lun dibujuk oleh seorang perempuan paruh baya di Kamboja yang menjanjikan dirinya akan menikah dengan "pria baik" dan akan mengajarinya bahasa China, serta mendapat pekerjaan. Lun pun menyetujui dan pergi ke China. Di rumah "suami" pertama, Lun mendapat pelecehan selama enam bulan.
Setelah itu dia kabur dan menemui "suami" kedua yang ditemuinya secara daring. Tetapi, dia kembali dilecehkan sebelum lari dan diselamatkan pengguna jalan. Berdasarkan laporan media setempat, selama berada di rumah pria kedua, ponsel Lun sempat disita untuk mencegahnya mencari bantuan. Remaja itu menuturkan, dia memutuskan keluar setelah dilecehkan lebih dari sebulan, dan bertemu dengan orang asing ketika kabur.
Menteri Keamanan Publik China menuturkan Juni lalu, sebanyak 1.100 "pengantin" ilegal, dengan 17 di antaranya di bawah umur, diselamatkan. Mereka rata-rata didatangkan dari enam negara kawasan Asia Tenggara. Termasuk di antaranya Vietnam, Laos, Kamboja, serta Myanmar. Kabar lepasnya Lun Ang Mary terjadi di tengah fenomena para pria China kesulitan mencari istri sebagai dampak dari kebijakan satu anak 1979 silam.
















0 komentar: