Dokter Bedah Bunuh Selingkuhan Dengan Taruh Kokain Di Alat Kelamin

Membunuh selingkuhan ketika melakukan seks oral, seorang dokter di Jerman bernama Dr Andreas David Niederbichler diminta membayar kompensasi kepada suami dan anak korban, Yvonne M, selain biaya pemakaman. Pengadilan Magdeburg memerintahkan agar Niederbichler total membayar ganti rugi 25.000 poundsterling (Rp 498,8 juta). Rinciannya, 18.000 poundsterling (Rp 359,1 juta) untuk suami dan anak Yvonne. Lalu 7.000 poundsterling (Rp 139,6 juta) untuk biaya pemakaman.
Dilansir dari Daily Mail, Yvonne bukan satu-satunya perempuan yang menjadi korban kejahatan pria yang merupakan dokter bedah itu. Mantan Kepala Klinik Halberstadt di Saxony-Anhalt memberikan narkoba, dan secara seksual menyerang tiga wanita pada September 2015 sampai Februari 2018. Berdasarkan penyelidikan, ahli bedah berusia 45 tahun itu memasukkan narkoba ke gelas sampanye, lipstik, dan sikat gigi korban.
Selama sidang, Niederbichler diketahui hanya diam. Namun, dia memutuskan buka suara setelah diminta memenuhi kompensasi. Dia membantah keterangan pengadilan, bahwa dia membubuhi penisnya menggunakan kokain saat berhubungan seks. Niederbichler mengatakan dia memang menggunakan narkoba. "Namun, saya tidak memberikannya kepada para perempuan itu tanpa sepengetahuan mereka" ujar terpidana.

















0 komentar: