Wanita Ini Menjadi Pembawa Berita Transgender Pertama Di Bangladesh
Setelah melakukan debut siaran yang bertepatan dengan Hari Perempuan Internasional, seorang pembawa berita transgender pertama di Bangladesh bernama Tashnuva Anan Shishir langsung emosional dan menangis. Diketahui, Tashnuva bertahun-tahun menghadapi perundungan dan pelecehan seksual. Yang paling menyedihkan adalah dia sampai dijauhi oleh ayahnya, dan sempat berkeinginan untuk bunuh diri.
Dilansir dari Daily Mail, pada usia belasan tahun, Tashnuva Anan Shishir mengetahui bahwa dia adalah perempuan yang terjebak di tubuh pria. Namun keputusannya untuk menjalani prosedur transgender membuatnya menjadi sasaran perundungan. Tashnuva memutuskan untuk kabur dari rumahnya, dan tinggal sendirian di ibu kota Dhaka sebelum pindah ke Narayanganj.
Selama hidup mandiri itu, dia menjalani terapi hormon, mengambil pekerjaan di yayasan maupun berakting untuk membiayai studinya. Di Januari, dia menjadi transgender pertama yang mengambil S2 kesehatan masyarakat di James P Grant School of Public Health, Dhaka. Tashnuva mengungkapkan, dia sempat melakukan audisi untuk stasiun lain. Tapi, hanya Boishakhi yang berani menerimanya. Melalui siaran itu, Tashnuva mengatakan dia ingin agar kaum transgender tak menderita bisa mendapat pekerjaan sesuai kemampuan mereka.
Dilansir dari Daily Mail, pada usia belasan tahun, Tashnuva Anan Shishir mengetahui bahwa dia adalah perempuan yang terjebak di tubuh pria. Namun keputusannya untuk menjalani prosedur transgender membuatnya menjadi sasaran perundungan. Tashnuva memutuskan untuk kabur dari rumahnya, dan tinggal sendirian di ibu kota Dhaka sebelum pindah ke Narayanganj.
Selama hidup mandiri itu, dia menjalani terapi hormon, mengambil pekerjaan di yayasan maupun berakting untuk membiayai studinya. Di Januari, dia menjadi transgender pertama yang mengambil S2 kesehatan masyarakat di James P Grant School of Public Health, Dhaka. Tashnuva mengungkapkan, dia sempat melakukan audisi untuk stasiun lain. Tapi, hanya Boishakhi yang berani menerimanya. Melalui siaran itu, Tashnuva mengatakan dia ingin agar kaum transgender tak menderita bisa mendapat pekerjaan sesuai kemampuan mereka.
















0 komentar: