Suku Pedalaman Vanuatu Memuja Pangeran Philip Sebagai Dewa
Seorang antropolog bernama Kirk Huffman yang telah menghabiskan 18 tahun di Vanuatu mengatakan suku pedalaman di negara Vanuatu memuja Pangeran Philip, suami Ratu Elizabeth II dari Inggris, sebagai dewa. Dengan meninggal dunianya Duke of Edinburgh, suku tersebut kemungkinan bakal menggelar ritual kematian dan upacara tarian untuk menghormatinya.
Suku tersebut percaya, Pangeran Phillip merupakan reinkarnasi dari prajurit kuno yang meninggalkan pulau tempat mereka tinggal untuk berperang. Para antropolog percaya, Pangeran Philip menjadi legenda di suku tersebut pada 1960-an ketika Vanuatu masih bagian dari wilayah koloni Inggris. Koloni ini dulu bernama New Hebrides.
Huffman, mengatakan bahwa sekte yang memuja Pangeran Philip adalah dewa disebut sebagai Prince Philip Movement. Pemujaan Pangeran Philip oleh suku tersebut adalah salah satu aspek yang tak biasa bagi kehidupan Pangeran Philip sendiri. Implementasi pemujaan suku tersebut kepada Pangeran Philip terwujud dalam doa harian untuk berkah atas hasil panen pisang dan ubi mereka. Pangeran Philip juga tampil dalam foto-foto yang dipajang di rumah-rumah warga suku tersebut.
Huffman berujar, rasa hormat anggota suku terhadap Pangeran Philip tidak mungkin hilang meski dia telah meninggal. Mungkin saja, rasa hormat tersebut akan berubah ke bentuk lain.
Suku tersebut percaya, Pangeran Phillip merupakan reinkarnasi dari prajurit kuno yang meninggalkan pulau tempat mereka tinggal untuk berperang. Para antropolog percaya, Pangeran Philip menjadi legenda di suku tersebut pada 1960-an ketika Vanuatu masih bagian dari wilayah koloni Inggris. Koloni ini dulu bernama New Hebrides.
Huffman, mengatakan bahwa sekte yang memuja Pangeran Philip adalah dewa disebut sebagai Prince Philip Movement. Pemujaan Pangeran Philip oleh suku tersebut adalah salah satu aspek yang tak biasa bagi kehidupan Pangeran Philip sendiri. Implementasi pemujaan suku tersebut kepada Pangeran Philip terwujud dalam doa harian untuk berkah atas hasil panen pisang dan ubi mereka. Pangeran Philip juga tampil dalam foto-foto yang dipajang di rumah-rumah warga suku tersebut.
Huffman berujar, rasa hormat anggota suku terhadap Pangeran Philip tidak mungkin hilang meski dia telah meninggal. Mungkin saja, rasa hormat tersebut akan berubah ke bentuk lain.
















0 komentar: