Konglomerat India Ini Lunasi Utang Adiknya Yang Terancam Di Penjara

Sang adik terlilit hutang dan terancam di penjara, seorang kakak sekaligus konglomerat asal India bernama Mukesh Ambani melunasi utang perusahaan yang dikelolanya adiknya. Diketahui, kedua kakak beradik ini menjadi kaya raya setelah ayah mereka meninggal dunia pada 2002 tanpa surat wasiat. Mereka berkompetisi untuk menguasai Reliance Industries.
Keduanya sepakat untuk memecah Reliance, yang kala itu merupakan perusahaan paling berharga di India. Laporan Bloomberg menunjukkan, Mukesh (61) kini menyandang gelar sebagai pria terkaya di Asia dengan kekayaan 54,3 miliar dollar AS atau Rp 772,6 triliun. Sementara adiknya hanya memiliki kekayaan 300 juta dollar AS atau Rp 4,2 triliun.
Diwartakan AFP, Mukesh dan keluarganya tinggal di gedung pencakar langit mewah dengan 27 lantai. Rumah itu diyakini dibangun dengan biaya lebih dari 1 miliar dollar AS atau Rp 14,2 triliun, sehingga menjadikannya sebagai rumah termahal di dunia.
Jauh berbeda dengan adiknya, Reliance Communications yang dijalankan Anil justru memiliki utang sekitar 4 miliar dollar AS atau Rp 56,9 triliun. Perusahaan itu telah memulai proses kepailitan pada Februari lalu. Kesengsaraan Anil tidak berhenti di situ. Mahkamah Agung memutuskan agar Anil dipenjara apabila gagal membayar 5,5 miliar rupee atau Rp 1,1 triliun kepada Ericsson Swedia. Belum diketahui apakah pembayaran utang tersebut dijadikan sebagai hadiah atau pinjaman. Anil berharap untuk melepas perusahaan menara telekomunikasi dan bisnis spektrumnya kepada saudaranya.
















0 komentar: