Facebook Twitter RSS
banner

Test Drive: Mencoba Fitur Honda Sensing Pada New Accord

Modcom, Jakarta- PT Honda Prospect Motor (HPM) telah resmi meluncurkan sedan mewah Honda Accord generasi ke sepuluh pada ajang GIIAS 2019. Mobil yang identik digunakan para kaum eksekutif ini telah mendapat beragam pembaruan. Selain desain baru, ragam penyempurnaan ini menjadikan ia tampil lebih cerdas dengan dibekali teknologi Honda Sensing.



"Banyak teknologi baru yang pertama dan hanya punya Honda di Indonesia. Anda bisa merasakannya nanti," ujar Director Marketing and After Sales Service PT Honda Prospect Motor, Jonfis Fandy. Karawang, Jawa Barat, Selasa (23/7).

Oleh karena itu, Modifikasi.com diberi kesempatan untuk membuktikan fitur canggih Honda Sensing di area Proving Ground Bridgestone, Karawang. Lokasi yang tertutup membuat para awak media menjadi lebih fokus mencoba keahlian fitur ini.

Honda Accord telah dilengkapi dengan teknologi Honda Sensing sebagai fitur keselamatan yang lebih canggih. Fitur ini membantu pengemudi menghindari dan meminimalisir potensi kecelakaan saat berkendara.



Fitur pada Honda SENSING adalah fungsi Collision Mitigation Brake System (CMBS) yang terintegrasi dengan Forward Collision Warning (FCW). Artinya, fitur ini bisa membuat mobil mengerem otomatis jika sistem mendeteksi akan terjadi kecelakaan.

Tak cuma itu, Honda Accord juga dibekali fitur Road Departure Mitigation System (RDM) yang terintegrasi dengan Lane Departure Warning (LDW). Fitur ini mencegah mobil keluar jalur tanpa disengaja. Jika mobil keluar jalur yang ditandai marka jalan, sistem akan memberi peringatan kepada pengemudi dan memberikan sedikit koreksi setir untuk membantu mengembalikan mobil ke jalur semula.


Selain itu. Honda Sensing di Accord ada juga Lane Keeping Assist System (LKAS), Adaptive Cruise Control (ACC) yang terintegrasi dengan Low Speed Follow (LSF) serta Auto-High Beam.

Honda Sensing ini bekerja dengan sebuah kamera monokular dan wave-milimeter radar untuk terus menerus memantau dan menilai berbagai kondisi lalu lintas di depan kendaraan. Jika diperlukan, sistem ini akan bekerja secara simultan dan kooperatif dengan fitur-fitur lain seperti VSA, EPS dan Brake Assist untuk memberikan peringatan audio dan visual, dengan kata lain ia melakukan tindakan korektif untuk membantu pengemudi menghindari tabrakan.

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: admin
Lorem ipsum dolor sit amet, contetur adipcing elit, sed do eiusmod temor incidunt ut labore et dolore agna aliqua. Lorem ipsum dolor sit amet.

0 komentar:

Popular Posts