Terinfeksi Covid 19, Kulit 2 Dokter Di China Ini Menghitam

Terinfeksi Covid-19, dua dokter di Rumah Sakit Pusat Wuhan yaitu Dr Yi Fan dan Dr Hu Weifeng, dilaporkan kulit mereka menghitam setelah nyawa mereka bisa diselamatkan. Dilansir dari Daily Mail, dokter yang merawat mereka mengemukakan kulit Yi dan Hu yang menghitam disebabkan ketidakseimbangan hormon karena hati mereka rusak oleh Covid-19.
Dr Yi dan Dr Hu adalah kolega Dr Li Wenliang, pihak pertama yang memperingatkan adanya virus corona, dan dihukum karena tindakannya. Dr Li, yang kemudian dipandang sebagai pahlawan, meninggal karena wabah itu pada 7 Februari, di mana kematiannya memantik reaksi keras dari publik China. Yi dan Hu sama-sama terpapar virus mirip Sindrom Pernapasan Akut Parah (SARS) pada 18 Januari. Awalnya, mereka dibawa ke Rumah Sakit Paru-paru Wuhan, sebelum kemudian dipindahkan ke RS Tongji Cabang Zhongfa Xincheng.
Dr Yi yang merupakan kardiolog mengalahkan virus corona setelah tim medis memasukkannya ke mesin penunjang kehidupan bernama ECMO selama 39 hari. ECMO merupakan pendukung kehidupan drastis yang menggantikan fungsi jantung dan paru-paru, dengan memompa oksigen ke dalam darah ke seluruh tubuh. Dr Yi mengungkapkan dia mulai pulih dari virus dengan nama resmi SARS-Cov-2 itu. Dia mengungkapkan saat ini, dia sudah bisa beranjak dari tempat tidur. Hanya saja, dia masih merasa kesulitan saat berjalan.
Yi mengatakan, dia berusaha menyembuhkan kondisi psikologinya, di mana para dokter berusaha mneyemangatinya dan menawarkannya konseling. Tayangan yang dirilis Beijing TV Station memperlihatkan Dr Zhan Qingyuan dari RS Persahabatan China-Jepang berbicara dengan Dr Yi dan Dr Hu pada 6 April. Dr Zhan disebut bertanggung jawab untuk merawat mereka, dan melakukan pengecekan terakhir sebelum dia dan timnya kembali ke Beijing.
Adapun Dr Hu dilaporkan tidak bisa berbicara karena kondisinya masih lemah. Tetapi, dia menyalami Zhan sebagai bentuk terima kasih. Dr Li Shusheng yang merawat Hu menjelaskan, kondisi pakar urologi itu kondisinya lebih serius, dengan menjalani perawatan intensif selama 99 hari. Selain kondisinya yang lemah, Li menyatakan kekhawatiran lain adalah terkait kesehatan mental yang tengah dialami Dr Hu.
















0 komentar: