Alami Gangguan Mental, Wanita Filipina Ini Dikurung Selama 5 Tahun
Tidak mampu membayar perawatan putrinya yang mengalami gangguan mental, seorang wanita muda di Filipina bernama Bebe dikurung di dalam kandang selama lima tahun terakhir oleh keluarganya. Dilansir dari Daily Mail, Bebe tinggal bersama keluarganya di Filipina. Sebelumnya dia bekerja di toko lokal, sambil berusaha merajut impian menjadi model profesional.
Tapi kemudian dia didiagnosis menderita depresi psikotik pada 2014. Kondisi itu membuatnya menderita halusinasi dan sempat dirawat di unit psikiatri di sebuah rumah sakit di provinsi Negros Occidental. Bebe berangsur-angsur membaik setelah setahun perawatan dan dokter optimis dengan kondisinya. Dia diizinkan kembali ke rumah, tetapi keadaan kembali memburuk ketika ayahnya jatuh sakit pada 2015. Keluarganya tidak lagi mampu membayar tagihan medis Bebe.
Glyzel Bullos, teman keluarganya, mengatakan adakalanya Bebe menjadi begitu kejam hingga keluarganya terpaksa menguncinya demi keselamatannya sendiri. "Kadang-kadang Bebe akan melempar barang ke tetangga, atau berkeliaran di luar rumah dan mulai naik bus," ungkap Glyzel yang meminta dana untuk mengirim Bebe supaya bisa kembali ke rumah sakit untuk perawatan. Pelayanan medis menurutnya mahal, terutama di institusi mental swasta.
Tapi kemudian dia didiagnosis menderita depresi psikotik pada 2014. Kondisi itu membuatnya menderita halusinasi dan sempat dirawat di unit psikiatri di sebuah rumah sakit di provinsi Negros Occidental. Bebe berangsur-angsur membaik setelah setahun perawatan dan dokter optimis dengan kondisinya. Dia diizinkan kembali ke rumah, tetapi keadaan kembali memburuk ketika ayahnya jatuh sakit pada 2015. Keluarganya tidak lagi mampu membayar tagihan medis Bebe.
Glyzel Bullos, teman keluarganya, mengatakan adakalanya Bebe menjadi begitu kejam hingga keluarganya terpaksa menguncinya demi keselamatannya sendiri. "Kadang-kadang Bebe akan melempar barang ke tetangga, atau berkeliaran di luar rumah dan mulai naik bus," ungkap Glyzel yang meminta dana untuk mengirim Bebe supaya bisa kembali ke rumah sakit untuk perawatan. Pelayanan medis menurutnya mahal, terutama di institusi mental swasta.
















0 komentar: