Ford Patenkan Cover Mobil Yang Bisa Mengisi Tenaga Mobil Listrik
Karena semakin banyak kendaraan berlistrik mencapai pasar dengan jarak tempuh ratusan Km yang hampir sama praktisnya dengan kendaraan bermesin konvensional, para pembuat mobil mulai mencari cara baru untuk menghilangkan kerumitan pengisian tenaga tanpa perlu menyambungkannya ke charger fisik.


Atap Solar Hyundai untuk Sonata Hybrid baru adalah salah satu contohnya, tetapi hal itu hanya menambah jarak 4 Km per hari, yang akan sangat tidak berguna untuk EV.
Ford tampaknya telah mengembangkan sesuatu yang jauh lebih berguna, yaitu: 'Solar Cocoon' yang pada dasarnya adalah cover mobil dengan sel surya. Paten ini dibagikan oleh pengguna di Mach-E Club dan, tidak mengherankan, Mustang Mach-E akan menjadi sebagai pengguna awal teknologi tersebut.
Cover mobil sel surya ini dibuat dengan cukup fleksibel sehingga dapat digunakan seperti cover mobil pada umumnya, tetapi ia dapat mengumpulkan energi untuk menambah tenaga baterai EV.
Keuntungannya cukup jelas: Kita dapat mengisi tenaga EV di mana saja, meskipun tidak ada stop kontak disekitar kita. (carbuzz 15/5/2020)






Atap Solar Hyundai untuk Sonata Hybrid baru adalah salah satu contohnya, tetapi hal itu hanya menambah jarak 4 Km per hari, yang akan sangat tidak berguna untuk EV.
Ford tampaknya telah mengembangkan sesuatu yang jauh lebih berguna, yaitu: 'Solar Cocoon' yang pada dasarnya adalah cover mobil dengan sel surya. Paten ini dibagikan oleh pengguna di Mach-E Club dan, tidak mengherankan, Mustang Mach-E akan menjadi sebagai pengguna awal teknologi tersebut.
Cover mobil sel surya ini dibuat dengan cukup fleksibel sehingga dapat digunakan seperti cover mobil pada umumnya, tetapi ia dapat mengumpulkan energi untuk menambah tenaga baterai EV.
Keuntungannya cukup jelas: Kita dapat mengisi tenaga EV di mana saja, meskipun tidak ada stop kontak disekitar kita. (carbuzz 15/5/2020)




















0 komentar: