Facebook Twitter RSS
banner

Pemilik Toko Es Krim Di Hong Kong Buat Rasa 'Gas Air Mata'

Untuk mengingat penembakan gas air mata yang dilakukan polisi Hong Kong di jalan-jalan kota otonomi pemerintah China selama berbulan-bulan pada demonstrasi tahun lalu. Sebuah toko es krim di Hong Kong mengeluarkan varian rasa baru, yaitu rasa 'gas air mata'. Diketahui, bahan utama pembuatan es krim ini adalah lada hitam.

“Rasanya seperti gas air mata. Awalnya terasa sulit bernapas, dan sangat menyengat dan perih. Itu membuat saya ingin segera minum banyak air,” kata seorang pelanggan bernama Anita Wong, yang mengalami gas air mata pada suatu peristiwa demonstrasi.

Pemilik toko itu menghindari dampak dari pemerintah pro-Beijing. "Kami ingin membuat rasa yang mengingatkan orang bahwa mereka masih harus bertahan dalam gerakan protes dan tidak kehilangan semangat mereka," katanya. Dia mencoba bahan yang berbeda, termasuk wasabi dan mustard, dalam upaya untuk meniru rasa gas air mata.

Lada hitam adalah rasa yang paling mendekati gas air mata dengan efek perih di tenggorokan. “Kami memanggang dan kemudian menggiling seluruh lada hitam dan membuatnya menjadi gelato, gaya Italia. Agak panas, tapi kami menekankan aftertaste-nya, yang merupakan sensasi perih di tenggorokan. Rasanya seperti menghirup gas air mata,” kata pemilik berusia 31 tahun itu.

Toko es krim itu juga menyediakan ruang bagi orang untuk mengekspresikan pandangan mereka tentang pergerakan demonstrasi, termasuk penggunaan catatan tempel yang ditampilkan dalam "dinding Lennon". Es krimnya dijual sekitar 5 dolar per porsi, es krim rasa gas air mata ini kini menjadi viral. Sebelum adanya peraturan jarak sosial terkait wabah virus corona, pemilik toko mengatakan dia mampu menjual 20-30 cup es krim per hari.

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: admin
Lorem ipsum dolor sit amet, contetur adipcing elit, sed do eiusmod temor incidunt ut labore et dolore agna aliqua. Lorem ipsum dolor sit amet.

0 komentar:

Popular Posts