Inilah Rahasia Kehebatan Mobil Apollo Dari Ferrari
Bagi semua pecinta mobil yang ingin membeli supercar, hypercar ataupun mobil balap, pasti mereka sudah mempertimbangkan biaya perawatan mobilnya itu. Jangan pernah nekat membeli mobil itu tanpa mengetahui biaya perawatannya. Setidaknya dibutuhkan biaya perawatan ribuan dollar per tahunnya untuk tetep menjaga kondisi mobil tetap prima. Tapi Apollo tidak ingin terjebak dalam stigma itu. Kepala designer Apollo, Joe Wong mengklaim kalo mobil mereka, Arrow Titan bermesin V12 dan Arrow S bermesin twin turbo V8, akan memiliki daya tahan yang sangat kuat sekali, tidak akan mampu diimbangi oleh saingan terdekatnya sekalipun, Ferrari.

Memang Wong menegaskan kalo dia mempunyai visi menciptakan mobil yang pemiliknya bisa mengendarai gila-gilaan tanpa harus takut mobilnya rusak karena aksi gila-gilaan itu. Dan solusi itu akhirnya bisa terwujud berkat James Glickenhaus. Kerja sama Apollo dengan Scuderia Cameron Glickenhaus (SGC) dan pabrik Italia Manifattura Automobili Torino (MAT), membuat perusahaan yang dulunya bernama Gumpert ini mendapatkan keuntungan yang sangat besar dari teknologi sasis yang digunakan pada monster balap SCG003C.
Dengan sasis ini, semua mobil-mobil produksi Apollo di masa depan akan mampu bertahan diforsir habis-habisan di trek balap tanpa harus menguras isi kantong pemiliknya untuk biaya perawatannya. Hal ini juga menjadi inovasi yang sangat penting bagi dunia otomotif, karena ketika Apollo berhasil membuat mobil yang daya tahannya sangat tinggi seperti ini, saingannya seperti Ferrari, Porsche dan Koenigsegg pasti juga akan mengembangkan teknologi ini dalam waktu dekat kalo ga mau penjualan mobilnya anjlok di pasar.




Memang Wong menegaskan kalo dia mempunyai visi menciptakan mobil yang pemiliknya bisa mengendarai gila-gilaan tanpa harus takut mobilnya rusak karena aksi gila-gilaan itu. Dan solusi itu akhirnya bisa terwujud berkat James Glickenhaus. Kerja sama Apollo dengan Scuderia Cameron Glickenhaus (SGC) dan pabrik Italia Manifattura Automobili Torino (MAT), membuat perusahaan yang dulunya bernama Gumpert ini mendapatkan keuntungan yang sangat besar dari teknologi sasis yang digunakan pada monster balap SCG003C.
Dengan sasis ini, semua mobil-mobil produksi Apollo di masa depan akan mampu bertahan diforsir habis-habisan di trek balap tanpa harus menguras isi kantong pemiliknya untuk biaya perawatannya. Hal ini juga menjadi inovasi yang sangat penting bagi dunia otomotif, karena ketika Apollo berhasil membuat mobil yang daya tahannya sangat tinggi seperti ini, saingannya seperti Ferrari, Porsche dan Koenigsegg pasti juga akan mengembangkan teknologi ini dalam waktu dekat kalo ga mau penjualan mobilnya anjlok di pasar.
















0 komentar: