Masa Kejayaan Tesla Berpotensi Hancur Karena Hal Ini
Kita semua sudah mengetahui bagi setiap orang yang pernah merasakan mobil Tesla pasti tidak akan pernah mau pindah ke mobil lain. Hal ini dikarenakan Tesla berbeda dari mobil-mobil lain pada umumnya. Bahkan pernah ada riset yang menulis kalo pemilik mobil Tesla masuk dalam bagian pemilik mobil yang sangat puas dengan pembelian mobilnya. Tapi sayangnya reputasi yang sudah bagus itu akan terancam hancur karena hal ini. Memang harus diakui kalo sekarang ini Tesla bukanlah perusahaan otomotif EV kecil lagi. Pertumbuhan penjualan dan permintaan mobil ini yang sangat tinggi membuat pemilik mobil Tesla yang lama harus merasakan dampaknya. Mereka harus mengantri lama sekali untuk bisa mendapatkan jadwal servis mobil mereka.

Apapun masalahnya, apakah itu hanya sekedar servis rutin, masalah teknis ataupun masalah mekanik, tidak sepantasnya para pemilik mobil Tesla ini harus mengantri lama sekali. Contohnya ada pemilik Model X yang harus menunggu selama 10 hari hanya untuk mengecek kerusakan pada system jendela mobilnya. Bahkan sebelum kasus ini, pemilik yang sama itu juga harus menunggu selama 1 minggu hanya untuk memperbaiki pintu mobilnya. Memang hal ini mungkin sepele, tapi tetep sangat mengganggu dan berpotensi merusak reputasi Tesla selama ini. Memang sampai saat ini Tesla hanya mempunyai 61 service center di 24 negara bagian. Tesla sendiri sedang membangun 10 service center tambahan lagi untuk mengatasi masalah ini.
Kami merasa Tesla harus bergerak lebih cepat lagi dalam mencari solusi masalah ini, mengingat Tesla sendiri telah mencanangkan target penjualan 500.000 mobil per tahun mulai tahun 2018. Kami sangat ragu para pemilik mobil Tesla mempunyai tingkat kesabaran yang tinggi kalo mereka harus terus menerus mengalami masalah ini selamanya.





Apapun masalahnya, apakah itu hanya sekedar servis rutin, masalah teknis ataupun masalah mekanik, tidak sepantasnya para pemilik mobil Tesla ini harus mengantri lama sekali. Contohnya ada pemilik Model X yang harus menunggu selama 10 hari hanya untuk mengecek kerusakan pada system jendela mobilnya. Bahkan sebelum kasus ini, pemilik yang sama itu juga harus menunggu selama 1 minggu hanya untuk memperbaiki pintu mobilnya. Memang hal ini mungkin sepele, tapi tetep sangat mengganggu dan berpotensi merusak reputasi Tesla selama ini. Memang sampai saat ini Tesla hanya mempunyai 61 service center di 24 negara bagian. Tesla sendiri sedang membangun 10 service center tambahan lagi untuk mengatasi masalah ini.
Kami merasa Tesla harus bergerak lebih cepat lagi dalam mencari solusi masalah ini, mengingat Tesla sendiri telah mencanangkan target penjualan 500.000 mobil per tahun mulai tahun 2018. Kami sangat ragu para pemilik mobil Tesla mempunyai tingkat kesabaran yang tinggi kalo mereka harus terus menerus mengalami masalah ini selamanya.
















0 komentar: