Video: Valentino Rossi Dituntut Lantaran Tabrak Wanita Di Paddock
Sebuah video memperlihatkan Pebalap Movistar Yamaha MotoGP Valentino Rossi mengendarai skuter bersama press officer Yamaha Motor Racing, Alen Bollini ketangkap kamera mendorong seorang penggemar di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol. Akibat tindakannya, Rossi terancam dituntut dan dikenai tindakan hukum.
Diketahui, wanita itu Ana Cabanillas, yang merupakan penggemar Marc Marquez. Rossi telah meminta maaf atas insiden tersebut. Saya meminta maaf kepada wanita tersebut, tapi seperti yang biasa saya katakan, hidup di paddock kian sulit, apalagi di sirkuit seperti Valencia. Banyak orang mengelilingi saya, mengejar-ngejar demi foto, bahkan ada yang mencoba mencuri topi saya. Dalam situasi ini, mereka harus paham bahwa hal-hal macam ini bisa saja terjadi, ujar Rossi.
Cabanillas yang mengaku mengalami luka memar pada kakinya awalnya tak mempertimbangkan untuk melakukan tuntutan hukum. Tapi setelah melihat video rekaman insiden itu, ia berubah pikiran. Jika tak sengaja, mungkin saya akan menerima permintaan maafnya. Tapi usai melihat videonya, saya akan menuntutnya, karena itu bukan sekadar tendangan, namun ia juga menabrak saya dengan sikutnya dan ia melakukannya dengan sengaja. Anda tak bisa menoleransi hal ini, pungkasnya.
Diketahui, wanita itu Ana Cabanillas, yang merupakan penggemar Marc Marquez. Rossi telah meminta maaf atas insiden tersebut. Saya meminta maaf kepada wanita tersebut, tapi seperti yang biasa saya katakan, hidup di paddock kian sulit, apalagi di sirkuit seperti Valencia. Banyak orang mengelilingi saya, mengejar-ngejar demi foto, bahkan ada yang mencoba mencuri topi saya. Dalam situasi ini, mereka harus paham bahwa hal-hal macam ini bisa saja terjadi, ujar Rossi.
Cabanillas yang mengaku mengalami luka memar pada kakinya awalnya tak mempertimbangkan untuk melakukan tuntutan hukum. Tapi setelah melihat video rekaman insiden itu, ia berubah pikiran. Jika tak sengaja, mungkin saya akan menerima permintaan maafnya. Tapi usai melihat videonya, saya akan menuntutnya, karena itu bukan sekadar tendangan, namun ia juga menabrak saya dengan sikutnya dan ia melakukannya dengan sengaja. Anda tak bisa menoleransi hal ini, pungkasnya.
















0 komentar: