Tikam Ibunya Hingga Tewas, Remaja Spanyol Tinggal Dengan Jenazahnya

Selama 4 bulan, seorang remaja di Spanyol yang telah membunuh ibunya tinggal bersama jenazah sang ibu. Dilansir dari Daily Mirror, sang ibu diidentifikasi bernama Ana, ditikam hingga tewas oleh putrinya yang bernama Teri pada bulan April, ketika warga diminta berdiam di rumah selama virus corona mewabah.
Tetangga mengungkapkan mereka mencium adanya bau busuk di apartemen empat lantai. Polisi langsung bergerak dengan menangkap Teri dan pacarnya, di mana mereka dijerat pasal pembunuhan atas Ana, yang bekerja sebagai pengasuh dan pembersih.
Diketahui, Teri dan kekasihnya tinggal bersama Ana, di mana tetangga sering mendengar pertengkaran mereka. Petugas dari Garda Sipil segera melakukan penggerebekan setelah mendapatkan laporan dari salah satu teman Teri. Aparat penegak hukum melakukan penyelidikan dengan memasuki apartemen dan menemukan jenazahnya. Karena kondisi mayat yang sudah membusuk dan mulai menjadi mumi, petugas dilaporkan tidak bisa mengidentifikasi kapan pastinya Ana tewas. Ana disebut merupakan warga Bulgaria yang sudah tinggal di area yang masuk ke dalam Komunitas Valencia selama 20 tahun terakhir.
















0 komentar: