Video: Perawat Di Manila ini Bantu Tunawisma Yang Akan Melahirkan
Seorang perawat di Manila bernama Lorrainne Pingol membantu seorang ibu tunawisma yang akan melahirkan di pinggir jalan. Pingol tiba-tiba dihentikan oleh petugas penyelamat setempat yang mengenali seragamnya sebagai seorang perawat. Dilansir dari New York Post, tidak ada orang lain yang membantu mereka kecuali saya pada saat itu, jadi saya membantu, kata Pingol.
Perawat yang bekerja di sebuah organisasi pemeliharaan kesehatan (HMO) menyebut pengalaman tersebut sebagai takdir, bahwa dia berada di tempat yang tepat pada waktu yang tepat. Christian Jacinto, seorang anggota dewan desa yang juga memimpin tim penyelamat, mengatakan kepada media lokal setempat bahwa tidak satu pun dari tim penyelamat lokal, yang semuanya laki-laki, bisa membantu proses kelahiran. Jucinto sangat bersyukur Pingol datang membantu, tidak hanya memotong tali pusar, tapi juga memastikan seluruh plasenta dikeluarkan dari rahim ibunya.
Pingol mengungkapan bahwa membantu persalinan ibu tunawisma itu adalah pengalaman pertama kalinya setelah satu dekade lalu, saat dia Far Eastern University di Manila. Perawat yang mengidap leukemia pada 2013 ini mengatakan da sudah lama tidak membantu persalinan karena dia harus berhenti bekerja di rumah sakit, untuk menghindari gangguan lebih lanjut terhadap sistem kekebalannya.
Perawat yang bekerja di sebuah organisasi pemeliharaan kesehatan (HMO) menyebut pengalaman tersebut sebagai takdir, bahwa dia berada di tempat yang tepat pada waktu yang tepat. Christian Jacinto, seorang anggota dewan desa yang juga memimpin tim penyelamat, mengatakan kepada media lokal setempat bahwa tidak satu pun dari tim penyelamat lokal, yang semuanya laki-laki, bisa membantu proses kelahiran. Jucinto sangat bersyukur Pingol datang membantu, tidak hanya memotong tali pusar, tapi juga memastikan seluruh plasenta dikeluarkan dari rahim ibunya.
Pingol mengungkapan bahwa membantu persalinan ibu tunawisma itu adalah pengalaman pertama kalinya setelah satu dekade lalu, saat dia Far Eastern University di Manila. Perawat yang mengidap leukemia pada 2013 ini mengatakan da sudah lama tidak membantu persalinan karena dia harus berhenti bekerja di rumah sakit, untuk menghindari gangguan lebih lanjut terhadap sistem kekebalannya.
0 komentar: