Facebook Twitter RSS
banner

Hyundai Tutup Departemen Pengembangan Mesin Konvensionalnya?

Hidup mesin konvensional tidak akan lama lagi. Itu fakta. Tidak ada yang tahu persis berapa lama lagi, tetapi pembuat mobil dengan cepat bersiap untuk hari berikutnya.





Era elektrifikasi secara resmi sedang berlangsung, jadi apakah masuk akal bagi pembuat mobil untuk terus menginvestasikan uang untuk teknologi mesin yang akan segera punah? Jawabannya adalah tidak.

Business Korea melaporkan bahwa Hyundai Motor Company diduga telah menghapuskan Engine Development Center di kantor pusat R&D yang memiliki 12.000 karyawan di Korea Selatan. Selain itu, kebijakan baru pembuat mobil itu adalah untuk tidak lagi meluncurkan kendaraan baru yang hanya didukung oleh teknologi ICE.

Sebaliknya, semua pengembangan powertrain telah diubah khusus untuk elektrifikasi saja. Hyundai membuat keputusan strategis untuk fokus mengamankan teknologi baterai dengan pendirian Battery Development Center. Selama bertahun-tahun, Hyundai sangat percaya pada pengembangan teknologi baru di dalam perusahaan daripada outsourcing. Ini tentu saja merupakan rute yang lebih mahal tetapi manfaat jangka panjangnya tidak dapat diabaikan. (carbuzz 28/12/2021)



SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: admin
Lorem ipsum dolor sit amet, contetur adipcing elit, sed do eiusmod temor incidunt ut labore et dolore agna aliqua. Lorem ipsum dolor sit amet.

0 komentar:

Popular Posts