Akan Dieksekusi Mati, Pria China Ini Minta Ketemu Keluarganya
Seorang pria di Daqing, provinsi Heilongjiang, China timur laut bernama Li Shiyuan meminta untuk melihat ibu, istri, dan anak perempuannya terakhir kali sebelum dieksekusi mati. Li ingin mengucapkan selamat tinggal kepada mereka.
Diketahui, Li dihukum mati lantaran bertengkar dengan salah satu dari tiga orang di sebuah karaoke pada bulan Mei 2015. Setelah keluar dari ruang tamu, Li masuk ke sebuah mobil dan mengejar tiga orang tersebut untuk membalas dendam.
Pengejaran mobil yang cepat telah menyebabkan mobil yang ditumpangi tiga orang tersebut jatuh ke selokan. Mobil mereka terbakar sehingga membuat ketiganya terbakar sampai mati. Meskipun media China gagal untuk mengungkapkan kejahatan apa yang telah didakwa Li, dilaporkan bahwa Li ditahan keesokan harinya dan akhirnya diberi hukuman mati oleh pengadilan.
⠀
Diketahui, Li dihukum mati lantaran bertengkar dengan salah satu dari tiga orang di sebuah karaoke pada bulan Mei 2015. Setelah keluar dari ruang tamu, Li masuk ke sebuah mobil dan mengejar tiga orang tersebut untuk membalas dendam.
Pengejaran mobil yang cepat telah menyebabkan mobil yang ditumpangi tiga orang tersebut jatuh ke selokan. Mobil mereka terbakar sehingga membuat ketiganya terbakar sampai mati. Meskipun media China gagal untuk mengungkapkan kejahatan apa yang telah didakwa Li, dilaporkan bahwa Li ditahan keesokan harinya dan akhirnya diberi hukuman mati oleh pengadilan.
⠀
0 komentar: