Facebook Twitter RSS
banner

Cerita Customer Suzuki Baleno Hatchback Diberi Janji Palsu

[split]Modcom, Jakarta - Semua berawal dari keinginan seorang customer untuk meminang Suzuki Baleno Hatchback di GIIAS 2018. Seorang customer dengan inisial T telah memberikan uang tanda jadi sebesar Rp 500 ribu kepada sales Suzuki pada tanggal 12 Agustus 2018. Setelah itu T kembali menyetor DP (Down Payment) pada tanggal 14 Agustus 2018 sebesar Rp 49 juta. Alih-alih ingin mendapatkan unit dengan cepat, ternyata T mendapatkan janji palsu.


Foto : Suzuki. Ilustrasi pembelian Suzuki Baleno Hatchback

“Awalnya, waktu datang ke pameran otomotif GIIAS di BSD City lalu, saya tertarik dengan Suzuki New Baleno Hatchback. Apalagi ada program diskon Rp 20 juta, plus 2 juta cash back. Tanda jadi Rp 500 ribu untuk 12 kali angsuran, dengan TDP Rp 49.626.000. Setelah itu saya pikir unit (Baleno Hatchback) akan tiba dirumah setelah pagelaran GIIAS 2018 selesai,” ujar T, seorang wiraswasta tinggal di Tangerang Selatan.

Menurut T, dirinya saat melakukan transaksi pembayaran pada tanggal 12 dan 14 Agustus 2018 tidak diberitahu oleh sales mengenai kelangkaan stok Baleno Hatchback. Hingga pada tanggal 1 September 2018, T diberi kabar dari pihak diler (bernama Pak Lambert) kalau unit sudah ada di pabrik dan sedang dirakit. Bahkan T dijanjikan akan mendapatkan unit maksimal pada tanggal 10 September.

Dua hari kemudian yakni pada tanggal 3 September, T dihubungi sales bernama Kiki dari diler Indomobil Multi Trada Jalan MH Thamrin CBD Bintaro. Sales tersebut menginfokan jika unit masih belum ready. Dan menjanjikan tanggal 10 sudah diantar.

#split#Merasa diberi harapan palsu, T mencoba mengajukan kompensasi namun tidak direspon. “Pada 5 September, saya cek di show room Bintaro, unit dimaksud belum ada juga dan pabrik belum bisa pastikan. Dinyatakan, tanggal 10 September maksimal dikabarkan, padahal sebelumnya tanggal 10 itu katamya sudah bisa diantar,” T mulai kesal.

Belum sempat kekesalan itu mereda, T justru mendapatkan kabar yang membuat dirinya makin kesal dan marah. “Gimana saya tidak marah, unit belum ada kepastian, saya diharuskan membayar lagi Rp 5 juta,” sahut T dengan nada marah.

Ketika ditanya kenapa naik, sales tersebut memberikan alasan yang menurut T tidak masuk akal. “SPK (Surat Pemesanan Kendaraan) sudah keluar, kontrak sudah ditanda tangani hitam di atas putih. Lalu dengan mudahnya bilang SPK tidak mengikat, bisa berubah ubah. Gile, minta kompensasi karena telat, eh malah disuruh nambah. Namun setelah itu, akhirnya sales Kiki mau cover,” lanjut pria 40 tahun itu.

Pada 7 September (atau hari ke-23 dari TDP), T datang kembali ke diler Suzuki Bintaro. Namun tidak juga didapat kepastian pengiriman unit. Malah disarankan untuk ambil stok manual atau pindah ke Suzuki Ertiga.

“Menurut saya cara melayani customer tidak memuaskan karena Pak Lambert di WA tidak diread (dibaca), padahal saat penjualan ikut diskusi. Hal ini pun sudah dilaporkan ke Suzuki call center juga ke nomor laporan 1845979, sales : Kiki, atasan : Lambert,” jelas T.

#split#T juga sebenarnya bisa memahami hal ini, namun karena ketidakjelasan mengenai unit tidak ready, dirinya sudah kecewa. Sejak awal dirinya memesan Suzuki Baleno Hatchback A/T berwarna hitam.

“Saya akan tunggu dan kalau semakin lama, akan semakin saya eskalasi. Tapi udah saya kasih kesempatan kalau tidak hitam, boleh putih, grey dan silver. Sekarang katanya Pak Rusli sebagai pimpinan diler akan ke Suzuki pusat MT. Haryono dan janji akan beri update,” lanjutnya.

Demi mendapatkan mobil idamannya itu, sebenarnya T terpaksa menjual cepat mobil lamanya. Namun, setelah diapproach salesnya, sayangnya, sekarang malah tidak jelas mobilnya setelah deal.

“Gak transparan dari awal. Ternyata gak ada stok. Malah kata salesnya kemudian, ada sekitar 20 customer lainnya yang juga indent New Baleno," T makin geram.

Dia juga paham kalau New Baleno itu memang didatangkan dari India, bukan produksi Suzuki Indonesia. "Kalau dari awal bilang gak ada stok dan mesti nunggu agak lama kayak Xpander, kan bisa kita pertimbangkan. Karena kita gak mau nunggu lama,” kesal T.

Hingga saat ini T masih menunggu kabar selanjutnya dari pihak diler maupun dari pihak Suzuki Indonesia.[/split]

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: admin
Lorem ipsum dolor sit amet, contetur adipcing elit, sed do eiusmod temor incidunt ut labore et dolore agna aliqua. Lorem ipsum dolor sit amet.

0 komentar:

Popular Posts