Facebook Twitter RSS
banner

Larangan Impor Mobil 3.000 cc, BMW Santai

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyampaikan akan menghentikan sementara impor mobil mewah dengan kapasitas mesin di atas 3.000 cc dan mobil yang dikategorikan sebagai supercar. Kabarnya skema pelarangan impor mobil mewah akan efektif berlaku mulai September 2018.



Atas pemberlakuan tersebut, produsen mobil premium asal Jerman BMW tidak keberatan dan mengaku telah siap serta akan mendukung segala kebijakan pemerintah. Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Vice President Corporate Communications BGI, Jodie O'Tania.

"Pembatasan impor untuk mobil mewah belum berdampak bagi BMW Group Indonesia, karena sudah ada deretan produk yang dirakit lokal. Kami pun punya komitmen selalu mendukung kebijakan pemerintah. Sebagai masukan, pemerintah juga perlu memperhitungkan perusahaan yang berinvestasi dan merakit kendaraan secara lokal," kata Jodie.



Lebih dari 80 persen seluruh kendaraan BMW yang dijual di Indonesia merupakan kendaraan produksi lokal. Saat ini ada 6 model terbaik dari kendaraan BMW telah dirakit di Indonesia, seperti BMW Seri 7, BMW Seri 5, BMW Seri 3, BMW X5, BMW X3 dan BMW X1. Di awal tahun ini BMW telah menambah model yang dirakit secara lokal yaitu All-new BMW 520i.

"Sebagian besar kendaraan BMW hadir dengan cc rendah, namun tanpa mengorbankan performa kendaraan. Hanya sebagian kecil kendaraan BMW hadir dengan cc diatas 3000," ungkap Jodie.



Selain itu, kata Jodie, mobil bemesin 3.000 cc ke atas yang dijual BMW di Indonesia hanya satu model, yakni M5, dan jumlahnya terbatas. "Itu pun dijual berdasarkan permintaan saja."

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: admin
Lorem ipsum dolor sit amet, contetur adipcing elit, sed do eiusmod temor incidunt ut labore et dolore agna aliqua. Lorem ipsum dolor sit amet.

0 komentar:

Popular Posts