Tahun Depan, BMW Hilangkan Mesin Diesel Di Pasar Amerika
BMW bergabung dengan perusahaan seperti Toyota dan Honda dalam hal meninggalkan mesin diesel. Namun, The Bavarians tidak akan membunuh powertrain diesel sepenuhnya, tetapi hanya akan menghentikannya di Amerika Serikat.


"Model 2018 akan menjadi yang terakhir untuk BMW bermesin diesel di Amerika," ujar juru bicara perusahaan kepada The Car Connection awal pekan ini. Sebagai gantinya, BMW akan fokus pada kendaraan listrik plug-in hybrid. Alex Schmuck dari BMW USA mengatakan: "Kami menempatkan semua harapan kami di keranjang PHEV,"
Korban pertama dari keputusan BMW ini adalah X5 baru, yang tidak akan mendapatkan mesin diesel di Amerika. SUV yang dibangun di Carolina Selatan itu malah akan mendapatkan versi PHEV dalam sekitar 18 bulan dari sekarang, menawarkan jarak tempuh listrik hingga 80 Km dengan baterai penuh.
Di luar Amerika Serikat, BMW masih berkomitmen untuk mesin diesel. Di Eropa, setiap Bimmer ditawarkan dengan mesin diesel dan beberapa SUV dan wagon BMW yang paling populer memiliki pangsa penjualan yang lebih besar dibandingkan dengan versi hybrid dan bensin. Bahkan Alpina percaya masih ada masa depan untuk mobil bertenaga diesel. (motor1 12/9/2018)



"Model 2018 akan menjadi yang terakhir untuk BMW bermesin diesel di Amerika," ujar juru bicara perusahaan kepada The Car Connection awal pekan ini. Sebagai gantinya, BMW akan fokus pada kendaraan listrik plug-in hybrid. Alex Schmuck dari BMW USA mengatakan: "Kami menempatkan semua harapan kami di keranjang PHEV,"
Korban pertama dari keputusan BMW ini adalah X5 baru, yang tidak akan mendapatkan mesin diesel di Amerika. SUV yang dibangun di Carolina Selatan itu malah akan mendapatkan versi PHEV dalam sekitar 18 bulan dari sekarang, menawarkan jarak tempuh listrik hingga 80 Km dengan baterai penuh.
Di luar Amerika Serikat, BMW masih berkomitmen untuk mesin diesel. Di Eropa, setiap Bimmer ditawarkan dengan mesin diesel dan beberapa SUV dan wagon BMW yang paling populer memiliki pangsa penjualan yang lebih besar dibandingkan dengan versi hybrid dan bensin. Bahkan Alpina percaya masih ada masa depan untuk mobil bertenaga diesel. (motor1 12/9/2018)

















0 komentar: