Valentino Rossi Siap Latih Murid Baru Asal Lumajang
[split]Yamaha Motor Co., Ltd. dan VR46 Riders Academy telah mengumumkan siapa saja yang mengikuti program pelatihan Yamaha Master Camp batch ke-6 yang akan diadakan dari tanggal 12 - 16 September 2018. Ada empat pembalap muda Asia yang masuk daftar Yamaha VR46 Master Camp, salah satunya dari Indonesia.

VR46 Master Camp angkatan ke-6 ini ada 4 pembalap muda Asia yang masuk list yakni Muhammad Aiman Bin Tahiruddin (16) dan Nazirul Izzat Bin Muhammad Bahauddin (18) keduanya dari Malaysia, Muhammad Faerozi Toreqottullah (15) dari Indonesia, and Shota Yokoyama (16) dari Jepang. Dari ketiga pembalap lainnya ternyata M. Faerozi jadi pembalap termuda yang masuk daftar.
Masuknya M. Faerozi tentu membuat Indonesia bangga dan menambah catatan rider Indonesia yang ikut pelatihan di VR46 Master Camp setelah di edisi sebelumnya ada nama Imanuel Pratna, Anggi Setiawan hingga Galang Hendra Pratama.
President Director PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing. Minoru Morimoto mengatakan sangat bangga dapat mengirimkan rider muda asal Indonesia bertalenta yang secara langsung akan dilatih oleh Valentino Rossi dan didampingi oleh pembalap moto2 dan moto3 sebagai instrukturnya.
"Kami yakin bahwa mimpi menjadi kenyataan bagi Faerozi untuk mendapatkan pengalaman latihan dengan level internasional sebagai generasi selanjutnya di Yamaha Racing Indonesia," jelas Morimoto dalam keterangan tertulis, Minggu (9/9/2018).
Minoru menyatakan, terpilihnya Faerozi, maka hal itu menjadi kesempatan emas, sekaligus modal penting bagi dirinya untuk menatap musim balap di Asia Production 250 (AP250) gelaran Asia Road Racing Championship 2018 (ARRC 2018).
#split#Rider asal Lumajang, Jawa Timur yang saat ini masih berusia 15 tahun mengaku sangat bahagia mengikuti Yamaha VR46 Master Camp dan ditangani Valentino Rossi yang merupakan pembalap yang diidolakannya.
"Untuk persiapan, saya akan mempersiapkan fisik serta mental dan yang paling penting ialah memanfaatkan sekolah balap ini dengan mencari ilmu sebanyak mungkin. Saya akan belajar teknik-teknik balap yang sangat penting, juga belajar tentang mental," katanya.

Selain itu, Faerozi menyatakan, ilmu yang dia peroleh nanti akan terapkan dalam balapan yang diikuti hingga mendapatkan hasil yang lebih baik.
"Kami berharap dikesempatan ini Faerozi dapat belajar skill balap kelas dunia, kemudian mengaplikasikannya di balap ARRC AP250. Dan kami berharap jika sukses, ke depannya dia dapat naik ke level dunia seperti Galang Hendra. Tentu saja kami yakin. Dia pasti bisa," tambah Morimoto.
#split#Nantinya, Faerozi beserta rider lainya akan berlatih bersama dengan para racer Moto2 dan Moto3 yang tergabung di sekolah balap VR46 Riders Academy.
Banyak hal penting yang dapat mereka peroleh dalam Master Camp. Tidak hanya sebatas peningkatan skill balap dari para pembalap yang menjadi instruktur di VR46 Riders Academy dan pelatihan fisik oleh Carlo Casabianca.
Termasuk pula menjajal flat track di trek Motor Ranch VR46 Tavullia bersama Marco Belli yang memang ahlinya balap flat track dengan menggunakan motor Yamaha YZF250.
Ini sebagai menguji mentalitas serta keterampilan para rider dalam mengkontrol motor yang dikendarainya serta menjalani latihan di Sirkuit MotoGP Misano Italia dengan Yamaha YZF-R3 sebagai produk global yang diproduksi di Indonesia.

Selain itu, terdapat pula latihan soft-cross yang menjadi menu baru dalam program Master Camp tahun ini. Para rider muda di tantang untuk memacu motor Yamaha YZF250 dengan kecepatan tinggi untuk melewati rintangan berupa gundukan-gundakan tanah di sepanjang lintasan dirt track.
Master Camp ke-6 ini memang diperuntukkan untuk para petarung muda potensial untuk membangun motivasi dan semangat bertanding yang semakin kuat dalam meraih prestasi.[/split]
VR46 Master Camp angkatan ke-6 ini ada 4 pembalap muda Asia yang masuk list yakni Muhammad Aiman Bin Tahiruddin (16) dan Nazirul Izzat Bin Muhammad Bahauddin (18) keduanya dari Malaysia, Muhammad Faerozi Toreqottullah (15) dari Indonesia, and Shota Yokoyama (16) dari Jepang. Dari ketiga pembalap lainnya ternyata M. Faerozi jadi pembalap termuda yang masuk daftar.
Masuknya M. Faerozi tentu membuat Indonesia bangga dan menambah catatan rider Indonesia yang ikut pelatihan di VR46 Master Camp setelah di edisi sebelumnya ada nama Imanuel Pratna, Anggi Setiawan hingga Galang Hendra Pratama.
President Director PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing. Minoru Morimoto mengatakan sangat bangga dapat mengirimkan rider muda asal Indonesia bertalenta yang secara langsung akan dilatih oleh Valentino Rossi dan didampingi oleh pembalap moto2 dan moto3 sebagai instrukturnya.
"Kami yakin bahwa mimpi menjadi kenyataan bagi Faerozi untuk mendapatkan pengalaman latihan dengan level internasional sebagai generasi selanjutnya di Yamaha Racing Indonesia," jelas Morimoto dalam keterangan tertulis, Minggu (9/9/2018).
Minoru menyatakan, terpilihnya Faerozi, maka hal itu menjadi kesempatan emas, sekaligus modal penting bagi dirinya untuk menatap musim balap di Asia Production 250 (AP250) gelaran Asia Road Racing Championship 2018 (ARRC 2018).
#split#Rider asal Lumajang, Jawa Timur yang saat ini masih berusia 15 tahun mengaku sangat bahagia mengikuti Yamaha VR46 Master Camp dan ditangani Valentino Rossi yang merupakan pembalap yang diidolakannya.
"Untuk persiapan, saya akan mempersiapkan fisik serta mental dan yang paling penting ialah memanfaatkan sekolah balap ini dengan mencari ilmu sebanyak mungkin. Saya akan belajar teknik-teknik balap yang sangat penting, juga belajar tentang mental," katanya.
Selain itu, Faerozi menyatakan, ilmu yang dia peroleh nanti akan terapkan dalam balapan yang diikuti hingga mendapatkan hasil yang lebih baik.
"Kami berharap dikesempatan ini Faerozi dapat belajar skill balap kelas dunia, kemudian mengaplikasikannya di balap ARRC AP250. Dan kami berharap jika sukses, ke depannya dia dapat naik ke level dunia seperti Galang Hendra. Tentu saja kami yakin. Dia pasti bisa," tambah Morimoto.
#split#Nantinya, Faerozi beserta rider lainya akan berlatih bersama dengan para racer Moto2 dan Moto3 yang tergabung di sekolah balap VR46 Riders Academy.
Banyak hal penting yang dapat mereka peroleh dalam Master Camp. Tidak hanya sebatas peningkatan skill balap dari para pembalap yang menjadi instruktur di VR46 Riders Academy dan pelatihan fisik oleh Carlo Casabianca.
Termasuk pula menjajal flat track di trek Motor Ranch VR46 Tavullia bersama Marco Belli yang memang ahlinya balap flat track dengan menggunakan motor Yamaha YZF250.
Ini sebagai menguji mentalitas serta keterampilan para rider dalam mengkontrol motor yang dikendarainya serta menjalani latihan di Sirkuit MotoGP Misano Italia dengan Yamaha YZF-R3 sebagai produk global yang diproduksi di Indonesia.
Selain itu, terdapat pula latihan soft-cross yang menjadi menu baru dalam program Master Camp tahun ini. Para rider muda di tantang untuk memacu motor Yamaha YZF250 dengan kecepatan tinggi untuk melewati rintangan berupa gundukan-gundakan tanah di sepanjang lintasan dirt track.
Master Camp ke-6 ini memang diperuntukkan untuk para petarung muda potensial untuk membangun motivasi dan semangat bertanding yang semakin kuat dalam meraih prestasi.[/split]
















0 komentar: