Facebook Twitter RSS
banner

Pasangan Australia Panggang Biskuit Dengan Manfaatkan Cuaca Panas



Saat cuaca panas ekstrem mencapai 46,6 derajat Celcius di Adelaide, Australia Selatan, pasangan Rose dan Patrick Wynne memanfaatkan cuaca panas ekstrem tersebut untuk memanggang biskuit kacang. Melansir dari ABC, Rose mengaku tertarik dengan cerita warga lain yang memasak berbagai bahan makanan di mobil.

"Kami mengeluarkan adonan sekitar pukul 12.00 dan membiarkannya sampai pukul 16.00. Biskuit itu perlahan-lahan matang," kata Rose. "Ternyata biskuit itu matang sempurna dan renyah," imbuhnya. Namun, warna biskuit tidak menjadi coklat tua pada bagian atas seperti halnya dipanggang dengan menggunakan oven. "Kami pernah mendengar tentang itu sebelumnya, warga memanggang kue di mobil mereka," ujarnya.

Biro Meteorologi Australia menyatakan, suhu di Adelaide memuncak pada Kamis sore. Biskuit kacang itu bukan satu-satunya makanan yang dimasak pada cuaca terik di Australia. Seorang pengguna Twitter bahkan mencoba untuk meninggalkan daging, udang, telur, dan benda-benda lainnya di mobil selama dua jam.

Diketahui, cuaca panas ekstrem di Australia membuat ratusan hewan liar mati akibat kekeringan yang parah. Awalnya, penjaga hutan di Santa Teresa menemukan 40 ekor kuda dalam keadaan tak bernyawa. Namun, mereka terpaksa untuk membunuh 55 ekor lainnya karena berada dalam kondisi sekarat.

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: admin
Lorem ipsum dolor sit amet, contetur adipcing elit, sed do eiusmod temor incidunt ut labore et dolore agna aliqua. Lorem ipsum dolor sit amet.

0 komentar:

Popular Posts