Facebook Twitter RSS
banner

Polisi Malaysia Tahan Istri & 2 Anak Tiri Terkait Tewasnya CEO



Tewasnya CEO Cradle Fund, Nazrin Hassa pada 14 Juni 2018 sempat menjadi misterius dan belum terpecahkan. Dilansir dari The Star, Nazrin Hassa dilaporkan tewas setelah ponselnya meledak saat dicas di samping tempat tidurnya sehingga menyebabkan dia terjebak dalam kamarnya yang terbakar di Petaling Jaya, Malaysia.

Setelah berbagai penyelidikan, polisi menemukan ada ancaman dalam bentuk panggilan telepon yang diduga dilakukan oleh salah satu kerabat dekat Nazrin. Kini setelah investigasi selama 8 bulan, polisi Malaysia resmi menangkap istrinya, Samirah Muzaffar, dan dua anak tirinya yang masih remaja masing-masing berusia 15 tahun dan 17 tahun.

Pada September lalu, salah satu dari seorang remaja itu ditahan untuk diinterigasi setelah sebuah luka tusukan ditemukan di leher korban. Luka tusukan tersebut diyakini berasal dari sebuah panah. Sementara, kedua anak tiri korban merupakan anggota klub panah di sekolah. Sebelumnya, polisi pernah menangkap Samirah, namun kemudian dilepaskan.

Selain ketiga tersangka, polisi Malaysia masih memburu seorang perempuan terkait pembunuhan tersebut. Perempuan itu diketahui merupakan pembantu mereka yang berasal dari Indonesia. Sebagai informasi, Cradle Fund merupakan perusahaan di bawah Kementerian Keuangan Malaysia untuk membantu pendanaan dan mengembangkan perusahaan start-up.

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: admin
Lorem ipsum dolor sit amet, contetur adipcing elit, sed do eiusmod temor incidunt ut labore et dolore agna aliqua. Lorem ipsum dolor sit amet.

0 komentar:

Popular Posts