Facebook Twitter RSS
banner

Gadis Ini Bunuh Diri Karena Suami Tidak Percaya 'Masih Perawan'



Seorang gadis berusia 18 tahun asal Tajikistan bernama Rajabbi Khurshed, merasakan kesal dengan tindakan suaminya yang bernama Zafar Pirov yang memaksanya terus melakukan tes keperawanan. Uji coba itu dilakukan atas dasar pemaksaan dan berulang kali, hingga membuat gadis ini memutuskan untuk bunuh diri.

Pirov memaksa sang istri untuk melakukan uji coba keperawanan tambahan, dari yang diwajibkan oleh pemerintah Tajikistan. Tak puas dengan hasil seluruh uji coba, Pirov ingin memiliki istri kedua. Keluarga Khurshed mengatakan kepada Radio Free Europe bahwa anak perempuan mereka mengatakan, saat menjelang ajal bahwa dia mendapat tekanan besar dari suaminya dan ia tidak dapat menerimanya lagi.

Pirov bisa dituduh menggiring istrinya untuk bunuh diri. Namun, Pirov membela dirinya dengan mengatakan, "Istri saya sudah memberikan pernyataan tertulis bahwa ia membolehkan saya mencari istri kedua karena ia tak lagi perawan ketika kami menikah."

Tes keperawanan sangatlah lazim bagi perempuan di Tajikistan. Pada tahun 2015, pemerintah mewajibkan tes kesehatan sebelum pasangan menikah baik pria maupun wanita. Namun, hanya perempuanlah yang menjadi subjek tes keperawanan.

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: admin
Lorem ipsum dolor sit amet, contetur adipcing elit, sed do eiusmod temor incidunt ut labore et dolore agna aliqua. Lorem ipsum dolor sit amet.

0 komentar:

Popular Posts