Facebook Twitter RSS
banner

Gadis 6 Tahun Asal Papua Nugini Dibakar Karena Dituduh Penyihir



Seorang misionaris Lutheran bernama Anton Lutz berusaha menyelamatkan seorang gadis dari desa dekat Sirunki, provinsi Enga, di Papua Nugini. Gadis berusia 6 tahun ini disiksa dengan cara dibakar oleh warga karena dituduh mempraktikkan ilmu sihir atau sanguma -- sebutan yang lazim di bagi masyarakat setempat, seperti dilansir dari laman ABC Australia Indonesia.

Diketahui, gadis ini merupakan putri dari Kepari Leniata yang dibakar hidup-hidup di Gunung Hagen pada tahun 2013. Karena kematiannya menjadi berita utama di seluruh dunia dan membuat para pemimpin Papua Nugini untuk memerangi apa yang disebut sebagai pembunuhan isu karena sihir.

Anton Lutz mengatakan penyiksaan terhadap gadis tersebut berkaitan langsung dengan tuduhan yang ditujukan terhadap ibunya. Perdana Menteri Papua Nugini Peter O'Neill telah menyampaikan kemarahannya atas penyiksaan terhadap gadis itu. Ia menyebut, para penyiksa adalah individu yang sesat.

"Di zaman modern seperti sekarang ini sanguma bukanlah praktik budaya yang nyata, ini adalah kepercayaan yang salah dan melibatkan penganiayaan dan penyiksaan terhadap wanita dan anak perempuan oleh individu yang menyedihkan dan sesat," ungkap PM Peter O'Neill.

PM Peter O'Neill mengatakan, polisi telah dikirim untuk menyelidiki insiden tersebut dan menyebut siapa pun yang mencoba menghalangi penyelidikan yang sah akan ditangkap.

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: admin
Lorem ipsum dolor sit amet, contetur adipcing elit, sed do eiusmod temor incidunt ut labore et dolore agna aliqua. Lorem ipsum dolor sit amet.

0 komentar:

Popular Posts