Pelihara Janggut, Aktor Teater Asal Tajikistan Ditahan Polisi
Di negara Tajikistan ada larangan tidak boleh memelihara janggut, karena merupakan langkah untuk menindak ekstremis agama di negara yang sebagian besar beragama Islam itu.
Lantaran janggutlah, dua aktor teater bernama Khushnud Dado dan Farrukh Vaitov di Tajikistan ditahan oleh polisi di kota Konibodom saat mementaskan sebuah drama berjudul "Matinya Seorang Lintah Darat" karya penulis terkenal Tajikistan, Sadriddin Ayni, kata situs berita Sugdnews.
Polisi akhirnya memberikan surat izin kepada mereka untuk tampil dengan janggut setelah keduanya menjelaskan tujuan mereka. "Kami bisa berjalan-jalan, berkeliling kota dengan bebas tanpa rasa takut dirazia karena berjanggut," kata situs berita Akbor mengutip perkataan Vaitov.
Pemerintah Tajikistan berupaya mempraktikan budaya yang dianggap "asing dan tidak sesuai dengan budaya Tajik".
Akibatnya, terjadi penangkapan ratusan ribu orang, sementara hampir 13.000 pria jadi korban cukur janggut paksa di sebuah wilayah saja di Tajikistan. Pemerintah mengakui bahwa larangan berjanggut bertujuan untuk melawan ekstremisme agama yang dikhawatirkan menyebar dari negara tetangga Afghanistan.
















0 komentar: