Video: CEO Tim Bisbol Ini Bertengkar Dengan Istrinya Didepan Umum
Larry Baer, Presiden dan CEO San Francisco Giants, sebuah tim bisbol profesional tertangkap kamera tengah melakukan kekerasan fisik terhadap istrinya di ruang publik. Dilansir dari Daily Mail, dalam video yang unggah oleh TMZ menunjukkan istri Baer, Pam, duduk pada sebuah kursi berwarna merah. Kemudian, Baer mengambil ponsel di tangan kanan Pam yang membuat perempuan tersebut jatuh dari kursinya sambil berteriak. Baer memegang ponsel itu, lalu dia pergi begitu saja meninggalkan istrinya.
Beberapa jam setelah video diunggah, Pam mengatakan melalui pengacaranya bahwa dia telah memaafkan suaminya yang telah menikah dengannya selama 30 tahun. "Saya dan suami bertengkar di depan umum tentang suatu hal," katanya. "Aku mengambil ponselnya. Dia menginginkannya kembali dan saya tidak ingin mengembalikannya," lanjutnya.
Pam mengaku tidak mengalami cedera akibat pertengkaran dengan suaminya. Pernyataan Pam menuai berbagai reaksi di media sosial. Sementara sebagian warganet mendukung klarifikasinya, yang lain justru mengungkapkan keraguan. "Agak sedih membaca pernyataan Pam Baer. Rasanya seperti dia hanya mencoba menyelamatkan Larry," tulis seorang warganet.
Akibat kejadian tersebut, Larry Baer memutuskan untuk cuti dari klub yang dipimpinnya. "Baer telah mengakui perilakunya tidak dapat diterima," demikian bunyi pernyataan dari dewan direksi, seperti diwartakan CNN. "Dia meminta maaf kepada organisasi dan berkomitmen untuk mengambil langkah-langkah untuk memastikan ini tidak pernah terjadi lagi," lanjut bunyi pernyataan.
Beberapa jam setelah video diunggah, Pam mengatakan melalui pengacaranya bahwa dia telah memaafkan suaminya yang telah menikah dengannya selama 30 tahun. "Saya dan suami bertengkar di depan umum tentang suatu hal," katanya. "Aku mengambil ponselnya. Dia menginginkannya kembali dan saya tidak ingin mengembalikannya," lanjutnya.
Pam mengaku tidak mengalami cedera akibat pertengkaran dengan suaminya. Pernyataan Pam menuai berbagai reaksi di media sosial. Sementara sebagian warganet mendukung klarifikasinya, yang lain justru mengungkapkan keraguan. "Agak sedih membaca pernyataan Pam Baer. Rasanya seperti dia hanya mencoba menyelamatkan Larry," tulis seorang warganet.
Akibat kejadian tersebut, Larry Baer memutuskan untuk cuti dari klub yang dipimpinnya. "Baer telah mengakui perilakunya tidak dapat diterima," demikian bunyi pernyataan dari dewan direksi, seperti diwartakan CNN. "Dia meminta maaf kepada organisasi dan berkomitmen untuk mengambil langkah-langkah untuk memastikan ini tidak pernah terjadi lagi," lanjut bunyi pernyataan.
















0 komentar: