Facebook Twitter RSS
banner

5 Tips Perencanaan Keuangan Untuk Keluarga Muda



Untuk mengatur keuangan, ada banyak hal yang harus direncanakan. Mulai dari rencana membeli kendaraan, memiliki rumah, hingga tabungan pendidikan anak. Pastinya hal tersebut gak semudah yang dibayangkan. Terlebih ketika kita menyusun rencana untuk hidup bersama pasangan.

Jika sudah demikian, pasti muncul pertanyaan “harus memulai yang mana dulu?”. Langkah pertama yang harus diambil bagi para pasangan yang baru menikah adalah duduk bersama dan mendiskusikan perencanaan keuangan. Mengapa hal itu jadi yang utama? Tidak dapat dipungkiri, keuangan adalah hal yang krusial untuk masa depan dan berdampak pada aspek kehidupan lainnya, oleh karena itu harus dibicarakan sejak awal membangun sebuah keluarga.

Membuat perencanaan keuangan pada saat lajang dan saat setelah menikah amatlah berbeda. Lalu, bagaimana caranya agar tidak salah langkah? Berikut adalah tips membuat perencanaan keuangan bagi keluarga muda yang bisa diterapkan!

1. Komunikasi yang baik dan keterbukaan
Seharmonis dan serasi apapun sebuah pasangan, pasti akan ada banyak perbedaan. Termasuk konsep dan pola dalam mengelola keuangan. Nah, perbedaan tersebut tidak akan jadi masalah besar apabila sejak awal sudah ada pembicaraan dan kesepakatan satu sama lain. Itulah pentingnya komunikasi dan keterbukaan ketika membuat perencanaan keuangan bersama.
Misalnya, Kita ingin mengutamakan cicilan rumah kemudian baru mengurus cicilan kendaraan, sedangkan pasangan kita lebih memilih untuk mengambil cicilan kendaraan terlebih dahulu. Pada titik inilah kita dan pasangan harus mengambil keputusan bersama, rencana mana yang paling cocok dengan kondisi keuangan bersama saat ini.

2. Membuat tabungan bersama
Tips perencanaan keuangan lainnya adalah buat satu arus pengeluaran dengan cara membuka tabungan bersama. Membuka tabungan bersama ini tujuannya agar pemasukan dan pengeluaran dapat terkontrol dengan mudah.
Memang, penghasilan di awal pernikahan pasti sulit sekali untuk disisihkan sebagai tabungan karena akan ada banyak sekali kebutuhan yang harus dibeli. Namun, sekecil apapun penghasilan kita, selalu usahakan untuk menyisihkannya sebagai tabungan. Nantinya, tabungan ini akan sangat membantu untuk biaya pendidikan anak di masa depan dan juga kebutuhan pengeluaran tak terduga.

3. Mencatat pengeluaran setiap bulan
Ini adalah satu hal yang sering terlewatkan dan dianggap sepele saat melakukan perencanaan keuangan. Padahal, mencatat pengeluaran per bulan sangat membantu untuk menghitung dan melihat apa saja pengeluaran yang sebenarnya tidak dibutuhkan dan bisa dipotong di bulan depannya. Intinya, catatan ini berguna agar keuangan lebih terpantau.
Setelah membuat catatan dan mengevaluasinya, akan lebih baik lagi kalo kita bisa menetapkan pengeluaran maksimal per bulan. Jadi, akan ada semacam pembatas berapa maksimal dana yang digunakan untuk belanja setiap bulan dan menghindari pengeluaran yang seharusnya tidak terjadi.

4. Tentukan peran gaji siapa untuk apa
Nah, tips yang satu ini akan sangat berguna bagi pasangan yang sama-sama bekerja. Demi perencanaan keuangan yang berjalan lancar, sebaiknya ada kesepakatan bersama mengenai gaji siapa yang digunakan untuk pengeluaran apa.
Sebagai perumpamaan, jika punya gaji lebih besar, maka bisa digunakan untuk membayar cicilan rumah, kendaraan, dan tagihan listrik. Sementara itu, gaji pasangan bisa dimanfaatkan untuk biaya keperluan ringan seperti membeli keperluan rumah, biaya makan, dan lainnya. Namun kembali lagi pada keputusan bersama yang telah disepakati. Usahakan semua sesuai dengan kondisi finansial yang dimiliki.

5. Menyisihkan dana untuk Asuransi
Pada dasarnya, melakukan perencanaan keuangan tidak hanya sekedar mengelola keluar masuknya uang, namun juga harus ada rencana finansial yang bisa meminimalisir resiko jika sakit menghampiri. Salah satunya adalah dengan mempertimbangkan asuransi bersama pasangan.
Saya sendiri memilih asuransi cigna karena lebih banyak benefit yang bisa di dapat jika disbanding asuransi lain. Mulai dari sistem klaim yang tidak rumit sampai pihak asuransi yang sudah banyak kerjasama dengan rumah sakit. Untuk menyisikan dana asuransi ini perlu konsisten.

Itulah beberapa tips yang bisa diterapkan dalam membuat perencanaan keuangan. Buat yang lagi membangun keluarga muda, rencanakanlah sedini mungkin agar hidup lebih terarah dan berkualitas. Selamat mencoba!
:peace::peace::peace:

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: admin
Lorem ipsum dolor sit amet, contetur adipcing elit, sed do eiusmod temor incidunt ut labore et dolore agna aliqua. Lorem ipsum dolor sit amet.

0 komentar:

Popular Posts