Honda Hadirkan Pembalap Muda Di GIIAS
PT Honda Prospect Motor mengundang para pembalap muda dalam acara Student Day yang digelar di booth Honda pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show belum lama ini. Pada acara ini, para pembalap berbagi pengalaman untuk memberikan inspirasi tentang dunia balap kepada para pelajar dari berbagai sekolah di Jakarta.

Para pembalap yang hadir di ajang ini, yaitu Avila Bahar yang kini berlaga di kelas Promotion ajang Honda Jazz Speed Challenge, Ferrel Fadhil yang berlaga di balap Honda Brio Speed Challenge dan Indonesia Touring Car Championship (ITCC) serta Muhammad Arief yang juga turun di seri Honda Brio Speed Challenge dan ITCC. Selain para pembalap muda tersebut, hadir pula pembalap yang telah mengoleksi berbagai gelar juara, Alvin Bahar dari Honda Racing Indonesia.
Di hadapan para pelajar yang duduk di bangku SMP dan SMA, para pembalap Honda tersebut berbagi pengalamannya dalam berkarir sebagai pembalap profesional. Memulai karirnya di usia muda, para pembalap ini ingin menginspirasi para remaja untuk mencintai dunia balap, menggali potensi yang dimiliki serta menyalurkannya dengan cara yang benar dan aman.
Mengenai acara ini, Jonfis Fandy, Marketing & After Sales Service Director PT Honda Prospect Motor menjelaskan, sesuai dengan tema Born to Race yang diusung Honda di ajang GIIAS kali ini, pihaknya percaya banyak talenta yang bisa digali dari para remaja di Indonesia, khususnya di ajang balapan.
Hal ini juga sejalan dengan komitmen Honda untuk terus memajukan dunia balap Indonesia, tidak hanya dengan konsisten turun di ajang balap tetapi juga membuka kesempatan untuk menumbuhkan bibit-bibit pembalap muda, papar Jonfis.

Komitmen Honda dalam mendukung olahraga balap mobil di Indonesia diwujudkan dengan membentuk tim Honda Racing Indonesia (HRI) yang telah meraih gelar juara tim sembilan kali sepanjang sejarah keikutsertaan ajang balap nasional, sejak tahun 2002. Selain itu, Honda juga konsisten menggelar seri Honda Jazz Speed Challenge yang tahun ini telah memasuki musim ke-12 dan Honda Brio Speed Challenge yang memasuki musim ke-5. Kedua seri tersebut telah menjadi ajang unjuk kebolehan tidak hanya bagi para pembalap berpengalaman, tetapi juga para pembalap pemula.
Para pembalap yang hadir di ajang ini, yaitu Avila Bahar yang kini berlaga di kelas Promotion ajang Honda Jazz Speed Challenge, Ferrel Fadhil yang berlaga di balap Honda Brio Speed Challenge dan Indonesia Touring Car Championship (ITCC) serta Muhammad Arief yang juga turun di seri Honda Brio Speed Challenge dan ITCC. Selain para pembalap muda tersebut, hadir pula pembalap yang telah mengoleksi berbagai gelar juara, Alvin Bahar dari Honda Racing Indonesia.
Di hadapan para pelajar yang duduk di bangku SMP dan SMA, para pembalap Honda tersebut berbagi pengalamannya dalam berkarir sebagai pembalap profesional. Memulai karirnya di usia muda, para pembalap ini ingin menginspirasi para remaja untuk mencintai dunia balap, menggali potensi yang dimiliki serta menyalurkannya dengan cara yang benar dan aman.
Mengenai acara ini, Jonfis Fandy, Marketing & After Sales Service Director PT Honda Prospect Motor menjelaskan, sesuai dengan tema Born to Race yang diusung Honda di ajang GIIAS kali ini, pihaknya percaya banyak talenta yang bisa digali dari para remaja di Indonesia, khususnya di ajang balapan.
Hal ini juga sejalan dengan komitmen Honda untuk terus memajukan dunia balap Indonesia, tidak hanya dengan konsisten turun di ajang balap tetapi juga membuka kesempatan untuk menumbuhkan bibit-bibit pembalap muda, papar Jonfis.
Komitmen Honda dalam mendukung olahraga balap mobil di Indonesia diwujudkan dengan membentuk tim Honda Racing Indonesia (HRI) yang telah meraih gelar juara tim sembilan kali sepanjang sejarah keikutsertaan ajang balap nasional, sejak tahun 2002. Selain itu, Honda juga konsisten menggelar seri Honda Jazz Speed Challenge yang tahun ini telah memasuki musim ke-12 dan Honda Brio Speed Challenge yang memasuki musim ke-5. Kedua seri tersebut telah menjadi ajang unjuk kebolehan tidak hanya bagi para pembalap berpengalaman, tetapi juga para pembalap pemula.
















0 komentar: